KORANBOGOR.com,JAKARTA– Komnas Perempuan mengapresiasi langkah progresif Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam upaya melindungi hak-hak perempuan, khususnya terkait penanganan kasus kekerasan seksual.
Apresiasi ini disampaikan dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Komisioner Komnas Perempuan,Sundari,menyoroti pembentukan Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) di tingkat Bareskrim sebagai salah satu capaian penting.
“Langkah ini menunjukkan keberpihakan Polri terhadap isu perempuan dan anak, terutama dalam menangani kasus kekerasan yang cenderung meningkat secara sistematis,” ujar Sundari kepada wartawan, Rabu (25/6).
Sundari menambahkan, rencana pengembangan direktorat tersebut hingga ke tingkat Polda dan Polres menjadi bukti keseriusan Polri. Selain itu,peningkatan kapasitas dan profesionalisme Polri dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan menjadi modal utama untuk memastikan proses hukum yang berpihak pada korban.
“Dalam beberapa tahun terakhir,kami mencatat perbaikan pola kerja,pelibatan psikolog atau pendamping,serta penguatan sinergi lintas sektor,” katanya.
Komnas Perempuan optimistis Polri dapat terus berbenah menjadi institusi yang humanis,inklusif,dan berada di garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara bagi perempuan dan kelompok rentan lainnya.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-79.Semoga Polri semakin profesional , presisi , inklusif , dan berpihak pada keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutup Sundari.