Presiden Prabowo Tiba di Jeddah untuk Kunjungan Kenegaraan dan Pertemuan Bilateral dengan Putra Mahkota Arab Saudi

Harus Baca

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Jeddah, Arab Saudi )

KORANBOGOR.com,JEDDAH-Presiden Republik Indonesia,Prabowo Subianto,tiba di Jeddah,Arab Saudi, pada Rabu dini hari waktu setempat untuk memulai kunjungan kenegaraan.

Kunjungan ini mencakup pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi,Pangeran Mohammad bin Salman,guna memperkuat hubungan strategis antara kedua negara.

Setibanya di Royal Terminal,Bandara Internasional King Abdulaziz,Presiden Prabowo disambut dengan upacara kehormatan oleh delegasi Kerajaan Arab Saudi.

Hadir menyambut antara lain Menteri Perdagangan Majid bin Abdullah Al-Qasabi,Wakil Gubernur Mekkah Pangeran Suud bin Mis’al bin Abdul Aziz Al-Saud, dan Wali Kota Jeddah Saleh Ali Al-Turki.

Dari pihak Indonesia,Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad serta Atase Pertahanan KBRI Riyadh Brigadir Jenderal Eri Nasuhi turut hadir.

Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat,termasuk Kepala Badan Penyelenggara Haji RI Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan),Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan,Menteri Luar Negeri Sugiyono, Menteri Agama Nasaruddin Umar,Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani,dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam keterangannya, Gus Irfan menyebutkan bahwa pertemuan bilateral ini merupakan momen strategis untuk mempererat hubungan Indonesia-Arab Saudi.

“Insya Allah,Presiden akan membahas agenda penting,seperti peningkatan kuota haji,inisiasi pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi, serta penguatan kerja sama strategis lintas sektor,” ujarnya pada Rabu, 2 Juli 2025.

Selain isu haji,pembahasan juga akan mencakup kerja sama politik bilateral dan dinamika kawasan Timur Tengah untuk mendukung stabilitas regional serta peran konstruktif Indonesia di panggung global.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis dan memberikan manfaat nyata bagi umat dan bangsa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait