Megawati Soekarnoputri Tiba di Beijing untuk Hadiri Forum Dialog Peradaban Global

Harus Baca

Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tiba di Beijing, China, pada Selasa (8/7) malam waktu setempat. Foto: Tim Dokumentasi Megawati )

KORANBOGOR.com,BEIJING-Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tiba di Beijing, China, pada Selasa malam waktu setempat.

Kedatangannya disambut hangat oleh Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, bersama sejumlah pejabat dan perwakilan pemerintah China di bandara.

Menggunakan batik motif kawung berwarna merah dan masker,Megawati turun dari pesawat dan menyalami tamu yang hadir,termasuk mantan Dubes RI untuk Tiongkok Imron Cotan,Dewan Pakar BPIP Darmansjah Djumala,Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah,serta Wakil Dirjen Biro Asia Tenggara dan Asia Selatan IDCPC Xu Min.

“Selamat datang di Beijing, Bu,” sapa Dubes Djauhari. Dengan senyum, Megawati menjawab,“Maaf, saya sedang sedikit flu.”

Di ruang transit bandara, Megawati berbincang akrab dengan Xu Min, Djauhari, dan Imron Cotan. Ia menyebutkan bahwa ini adalah kunjungan pertamanya ke Beijing sejak Juli 2019.

“Saya sudah lama tidak berkunjung ke Beijing,” ujarnya. Setelah penerbangan panjang dari Jakarta, rombongan langsung menuju Wisma Tamu Negara Diaoyutai di Beijing barat.

Dalam kunjungan ini,Megawati dijadwalkan menjadi pembicara utama pada Forum Dialog Peradaban Global.

Ia akan berbagi pandangan bersama mantan pemimpin dunia,seperti Presiden keempat Namibia Nangolo Mbumba,mantan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama, mantan Perdana Menteri Belgia Yves Leterme,mantan Perdana Menteri Nepal Jhala Nath Khanal,dan mantan Perdana Menteri Mesir Essam Sharaf.

Forum ini bertujuan memperkuat diplomasi budaya dan pertukaran pemikiran antarbangsa, dengan Megawati diharapkan menyampaikan perspektif Indonesia untuk dialog peradaban yang inklusif dan berkelanjutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait