Pasukan TNI Habema Tembak Mati Tokoh Penting OPM Jeki Murib di Papua Tengah

Harus Baca

Pasukan Komando Operasi (Pangkoops) Habema berhasil menembak mati salah satu tokong penting kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) Jeki Murib. 

KORANBOGOR.com,PAPUA TENGAH-Pasukan Komando Operasi (Koops) Habema berhasil menembak mati Jeki Murib, tokoh penting kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM), pada Senin (7/7/2025).Jeki,yang diangkat OPM sebagai Wakil Komandan Wilayah Kepala Air Titus,tewas dalam penyergapan di Desa Kulume,Distrik Omukia,Kabupaten Puncak,setelah melakukan serangkaian aksi teror, termasuk pembakaran gereja, sekolah, rumah Bupati Puncak, puskesmas, dan kantor distrik.

Menurut Panglima Koops Habema,Mayjen Lucky Avianto,Jeki Murib memimpin 12 anggota OPM bersenjata lengkap saat melakukan pembakaran di Desa Pinggil dan Desa Pinapa pada Minggu (6/7/2025).Sekitar pukul 12.20 WIT,kelompok ini membakar satu-satunya sekolah di Desa Pinggil,memaksa warga asli Papua (OAP) melarikan diri ke hutan.

Sekitar pukul 13.00 WIT,mereka melanjutkan aksi dengan membakar gereja di Desa Pinapa, yang menjadi pusat ibadah masyarakat setempat.“Dalam operasi ini, kami bertindak tegas dan terukur sesuai rules of engagement (ROE),memastikan tindakan sesuai hukum, HAM, etika, dan kebijakan, serta melindungi personel dan warga sipil,” ujar Lucky.

Kontak senjata selama 10 menit antara pasukan TNI dan kelompok OPM tidak menimbulkan korban dari pihak TNI maupun warga. Jeki Murib ditinggalkan 12 anggotanya setelah tertembak.

Dari lokasi penyergapan, pasukan Habema mengamankan barang bukti berupa busur dengan belasan anak panah, 11 tombak bambu dengan ujung besi tajam, tas pinggang, dan bendera bintang kejora.

Lucky menyebut aksi OPM yang membakar sekolah dan gereja sebagai upaya menjaga ketertinggalan dan kebodohan masyarakat Papua. “Gereja bagi OAP bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat peradaban, spiritualitas, pendidikan, dan budaya.

Sekolah adalah fondasi mencerdaskan generasi Papua,” tegasnya.Lucky, peraih Adhi Makayasa 1996 dan penghargaan akademik terbaik Lemhanas 2023, optimistis OPM dapat segera ditumpas berkat dukungan masyarakat Papua, khususnya OAP.

“Dengan lenyapnya OPM, masyarakat Papua dapat hidup aman, damai, dan sejahtera. Bersama TNI, mari kita lawan teror terhadap gereja dan umat beragama di tanah Papua,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait