Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
KORANBOGOR.com,JAKARTA-Presiden Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Eropa untuk memperkuat kerja sama bilateral, khususnya dalam penyelesaian perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa (EU).
Lawatan ini berlangsung di Brussels, Belgia, atas undangan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyatakan bahwa kerja sama dengan Eropa terus ditingkatkan karena Eropa masih dianggap sebagai pemimpin di berbagai sektor kehidupan modern.
Ia juga mengumumkan keberhasilan penyelesaian perundingan Indonesia-EU CEPA setelah 10 tahun negosiasi.
“Kami telah mencapai banyak kesepakatan yang pada intinya saling mengakomodasi kepentingan ekonomi masing-masing. Hubungan ini bersifat saling menguntungkan,” ujar Prabowo.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyambut baik capaian ini, menyebutnya sebagai sinyal kuat untuk kerja sama jangka panjang yang terprediksi antara Indonesia dan Uni Eropa.
“Saya ingin berterima kasih atas kepemimpinan Bapak Prabowo,” kata von der Leyen, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Selain bertemu von der Leyen, Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Dewan Eropa António Costa dan Raja Belgia Philippe Léopold Louis Marie selama kunjungan di Brussels.
Kesepakatan CEPA ini diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Uni Eropa.