Sujahri Somar Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GMNI Periode 2025-2028

Harus Baca

Sujahri Somar terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum DPP GMNI periode 2025-2028 di Kongres XXII )

KORANBOGOR.com,BANDUNG-Kongres XXII Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) berakhir dengan terpilihnya Sujahri Somar sebagai Ketua Umum DPP GMNI dan Amir Mahfut sebagai Sekretaris Jenderal untuk periode 2025-2028.

Pemilihan berlangsung melalui sidang pleno yang digelar secara lesehan di depan Gedung Merdeka, Bandung, pada Senin (28/7), setelah gedung tersebut terkunci selama lima hari.

Sidang pleno dipimpin oleh Christovan Loloh, didampingi Wakil Ketua Ahmad Ridwan Syuhada dan Sekretaris Endang Kurnia. Hadir 84 DPD dan DPC definitif serta 5 DPC caretaker dari total 137 peserta kongres.

Setelah dinyatakan quorum, sidang langsung mengagendakan pemilihan ketua umum dan sekretaris jenderal. Hanya satu paket calon yang maju, yakni Sujahri Somar dan Amir Mahfut, dengan dukungan 84 rekomendasi resmi.

Berdasarkan ketetapan sidang organisasi, paket calon yang memperoleh dukungan lebih dari 50% plus satu dinyatakan terpilih secara aklamasi.

“Memutuskan dan menetapkan Sujahri Somar sebagai Ketua Umum dan Amir Mahfut sebagai Sekretaris Jenderal DPP GMNI periode 2025-2028, ditetapkan di Bandung, 28 Juli 2025, pukul 16.35 WIB,” ujar Christovan Loloh, disambut pekik “Merdeka” oleh peserta kongres.

Dalam pidato perdananya, Sujahri menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi atas komitmen mereka menjaga persatuan GMNI. “Kehadiran teman-teman adalah bukti nyata bahwa kita harus gandrung akan persatuan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh kader, termasuk pendukung kandidat lain, untuk bersama-sama membangun organisasi.

“GMNI adalah rumah bersama yang harus dijaga semua kader tanpa terkecuali,” tegasnya.Untuk menjaga soliditas organisasi, Sujahri dan Amir Mahfut berencana menjalin silaturahmi dengan kandidat lain, Risyad dan Patra.

“Kemenangan ini milik seluruh kader GMNI. Kami akan menjumpai Bung Risyad dan Bung Patra demi menyatukan kembali semangat kebersamaan,” tutup Sujahri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait