KORANBOGOR.com,BALI-Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, memberikan peringatan tegas kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah dalam pidato politiknya pada Kongres ke-6 PDIP di Bali, Sabtu (2/8). Ia meminta para kader dari wilayah yang dikenal sebagai basis kuat PDIP itu untuk tidak lagi mempermalukannya, merujuk pada kekalahan di Pemilihan Presiden 2024.
Di hadapan kader Jawa Tengah yang diminta berdiri di tengah arena kongres, Megawati dengan tegas berkata, “Awas lho, jangan memalukan saya lagi. Yang penting kerjaan, bukan teriak-teriak.
Itu arahan saya.” Pernyataan ini merujuk pada hasil Pilpres 2024, di mana pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang diusung PDIP kalah dari pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Jawa Tengah, yang selama ini dijuluki “kandang banteng”.
Megawati juga mengenang sejarah kejayaan PDIP di Jawa Tengah, yang pernah memenangkan pemilu tiga kali berturut-turut.
“Tiga kali berturut, menang terus. Jawa Tengah,” ujarnya, sembari menyinggung perjalanan politiknya sejak bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 1986 dan menjadi anggota DPR RI pada 1987.
Lebih lanjut, Presiden ke-5 Republik Indonesia ini menegaskan bahwa loyalitas kader tidak cukup hanya dengan retorika.
“Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput,” tegasnya, menekankan pentingnya kerja nyata dan kedekatan dengan rakyat.
Megawati mengingatkan para kader untuk bekerja keras demi mempertahankan kepercayaan masyarakat, sekaligus mengembalikan kejayaan PDIP di basis pendukungnya.