Kopda Basar Pelaku Tembak Mati 3 Polisi di Lampung, Peltu Lubis Berjudi

Harus Baca

KORANBOGOR.com,BANDAR LAMPUNG-Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) mengatakan Kopda Basar mengaku menembak tiga anggota Polres Way Kanan saat terjadi penggerebekan judi sabung ayam.

“Pelaku penembakan saat terjadi penggerebekan sabung ayam di Way Kanan adalah Kopda B,” kata Wakil Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Wadanpuspomad) Mayjen Eka Wijaya Permana dalam jumpa pers di Mapolda Lampung, Selasa.

Eka mengatakan Kopda Basar telah mengakui secara langsung telah menembak tiga korban di lokasi judi sabung ayam.

“Pengakuan pelaku ini menjadi salah satu bukti utama dalam penyelidikan yang kami lakukan. Penembakan dilakukan secara terarah oleh Kopda B,” kata dia.

Mayjen Eka mengatakan barang bukti berupa selongsong peluru yang dipakai dalam peristiwa itu juga sudah dianalisis dan menunjukkan kecocokan dengan senjata yang digunakan.

“Senjata yang digunakan sudah diperiksa oleh denpom (detasemen polisi militer). Berdasarkan hasil pemeriksaan, senjata tersebut diduga merupakan senjata rakitan dengan spesifikasi campuran,” kata dia.

Namun begitu, lanjut dia, senjata api yang digunakan dalam peristiwa ini masih akan diuji di laboratorium forensik dan dilakukan uji balistik di Pindad.

“Proses ini bertujuan untuk mendapatkan analisis yang lebih akurat terkait asal dan spesifikasi senjata,” katanya.

Dia pun menegaskan bahwa tim penyidik akan berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan transparansi dan akurasi.

“Semua langkah dilakukan secara saintifik untuk memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban dan masyarakat,” kata dia.

Mayjen Eka menyebutkan dalam kasus ini Kopda Basarsyah dijerat dengan Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHP serta Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun.

“Sementara itu, Peltu Yohanes Lubis yang terlibat dalam kasus perjudian dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” kata dia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait