Beranda Hukum & Politik Soal Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus,Puan Maharani Berharap Polisi Buka Penyelidikan

Soal Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus,Puan Maharani Berharap Polisi Buka Penyelidikan

0
138

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Ketua DPR RI Puan Maharani berharap kepolisian bisa menuntaskan pengusutan terhadap insiden teror pengiriman kepala babi dan bangkai tikus ke kantor Tempo.

Menurut dia, pengusutan menjadi penting karena aksi teror bisa mengancam kebebasan pers sebagaimana diatur Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Aparat penegak hukum agar menindaklanjutinya dan menyelidikinya dengan sebaik-baiknya,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3).

Puan mengatakan sebenarnya ada jalan ketika seseorang keberatan dengan pemberitaan.

Semisal, mengadukan hasil peliputan ke Dewan Pers.

Menurut dia, meneror bukan jalan yang tepat dalam menanggapi berita, karena berimplikasi terhadap hukum.

“Kalau kemudian ada protes, ya, sampaikan ke Dewan Pers tidak perlu melakukan hal-hal seperti itu,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Diketahuk, kantor Tempo menerima kiriman kepala babi dan bangkai tikus tanpa kepala masing-masing pada Kamis (20/3) serta Sabtu (22/3).

Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra mengatakan kiriman bangkai tikus makin memperjelas teror untuk redaksi medianya bernaung. 

Soalnya, sebelum bangkai tikus, redaksi Tempo menerima pesan ancaman melalui media sosial di Instagram akun @derrynoah pada 21 Maret 2025.

Pengendali akun itu menyatakan akan terus mengirimkan teror dengan kalimat, ‘sampai mampus kantor kalian’.

“Pengirimnya dengan sengaja meneror kerja jurnalis. Jika tujuannya untuk menakuti, kami tidak gentar tapi stop tindakan pengecut ini,” kata Setri kepada awak media, Sabtu.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini