SITM akan Luncurkan Komunitas Anti Korupsi Pasca Lebaran Bulan Depan.

Harus Baca

KORANBOGOR. COM. MATARAM. Dewan Pendiri Sasak Integrity & Transparency Movement (SITM), yang dipimpin oleh Syamsuddin,  putra asli Lombok Timur mengumumkan rencana peluncuran komunitas tersebut segera yang akan rencanaya Lounching di salah satu Hotel bintang di kota Mataram setelah setelah terbit SK Menkumham RI Perkumpulan (26/03). 

Dalam kesempatannya Syamsuddin menyampaikan bahwa Komunitas ini dibentuk sejalan dengan visi Indonesia Emas yang diusung oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, yaitu menekankan pentingnya pemberantasan korupsi secara tegas melalui kerja sama lintas sektor serta memberikan kesadaran sebagai pelayan Masyarakat yang Bersih dan Bebas dari Budaya KKN,

Bung Syam nama panggilan akrab Dewan Pendiri yang sekaligus Ketua Umum DPN Sasak Integrity & Transparency Movement (SITM) menekankan bahwa menjaga kemerdekaan Republik Indonesia harus diwujudkan dengan menjauhi praktik korupsi.

Untuk itu, SITM berkomitmen mengadakan berbagai acara pendidikan antikorupsi sebagai langkah preventif. Acara-acara tersebut akan menghadirkan narasumber ahli di bidang pencegahan tindak pidana korupsi serta individu yang peduli terhadap masa depan bangsa.

Selain itu, SITM berencana menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), serta institusi pemerintah terkait seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, Kepolisian, dan organisasi masyarakat di Nusa Tenggara Barat yang memiliki kepedulian terhadap pemberantasan korupsi. 

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam mencegah dan memberantas korupsi di Indonesia.

Mantan Gubernur Lira Provinsi NTB itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi, mengingat dampak negatifnya yang luas dan konsekuensi hukum yang berat. “Mari kita sayangi keluarga kita dengan tidak melakukan korupsi yang akan menjerumuskan kita pada kejahatan luar biasa dan tentunya dosa besar karena mengambil hak orang lain,” tegasnya.

Dengan hadirnya SITM, diharapkan semangat integritas dan transparansi semakin mengakar di tengah masyarakat, mendukung terwujudnya Indonesia yang bebas dari korupsi dan berkeadilan sosial. Tutup Bung Syam yang merupakan Ketua Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Provinsi NTB. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait