10 Menteri Terbaik Kabinet Merah Putih Menurut Riset IndoStrategi

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Lembaga riset independen IndoStrategi merilis hasil evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih setelah enam bulan sejak pelantikan pada Oktober 2024.

Riset ini menempatkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti hingga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam daftar 10 menteri dengan performa terbaik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, menyampaikan bahwa riset dilakukan pada 17 Maret hingga 25 April 2025 dengan metode purposive sampling dan pendekatan kualitatif.

Penilaian berdasarkan tiga parameter utama: efektivitas kebijakan, kualitas tata kelola pemerintahan, dan kepemimpinan menteri. Data dikumpulkan melalui triangulasi dari dokumen kebijakan nasional (Asta Cita dan RPJMN 2024–2029), Focus Group Discussion (FGD) dengan pakar, kajian media, serta wawancara 67 ahli dari berbagai bidang di seluruh Indonesia.

“Secara umum, kinerja pemerintahan berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 3,54 dari skala 1 hingga 5,” ujar Ali Noer dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan, 10 menteri terbaik dinilai unggul karena kejelasan arah kebijakan, tata kelola yang efisien, serta gaya kepemimpinan yang responsif dan komunikatif.

Performa mereka mencerminkan kemampuan adaptif dalam menjalankan program kerja dan merespons dinamika publik secara cepat.

Daftar 10 Menteri dengan Skor Kinerja Tertinggi:

  1. Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) – 4,20
  2. Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) – 4,15
  3. Dudy Purwagandhi (Menteri Perhubungan) – 4,09
  4. Dodi Hanggodo (Menteri Pekerjaan Umum) – 4,08
  5. Nasaruddin Umar (Menteri Agama) – 4,07
  6. Sri Mulyani (Menteri Keuangan) – 4,03
  7. Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan) – 3,96
  8. Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan) – 3,89
  9. Fadli Zon (Menteri Kebudayaan) – 3,88
  10. Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara) – 3,69

Riset ini menegaskan bahwa menteri-menteri tersebut mampu menunjukkan kepemimpinan yang efektif dan responsif, mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik di tengah tantangan dinamika publik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait