Menteri PU Dody Hanggodo. Foto: Dokumen Kementerian PU
KORANBOGOR.com,JAKARTA-Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengakui bahwa jajarannya belum mampu menjaga integritas dengan baik sebagai penyelenggara negara. Pernyataan ini disampaikan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pegawai Kementerian PU di Sumatera Utara dan Bangka Belitung.
“Saya harus mengucapkan terima kasih kepada aparat penegak hukum, baik KPK, jaksa, maupun polisi,” ujar Dody dalam jumpa pers di kantor Kementerian PU, Jakarta.
Ia menegaskan bahwa dukungan aparat penegak hukum sangat diperlukan untuk menjaga kualitas pekerjaan infrastruktur dan memperbaiki nilai incremental capital-output ratio (ICOR) Indonesia, yang saat ini masih di atas enam.
“Ujungnya, ICOR bisa di bawah enam,” tambahnya.Dody juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mendalami dugaan kasus korupsi di Balai Besar Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung, yang menyebabkan kebocoran anggaran negara lebih dari 40%.
“Selain OTT di Sumatera Utara, kami juga sedang mencermati proses hukum di BWS Bangka Belitung,” jelasnya.
Menurut Dody, penegakan hukum oleh aparat menjadi salah satu langkah penting untuk memperbaiki integritas dan kualitas pengelolaan anggaran di Kementerian PU.