KORANBOGOR.com-Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter setelah gagal di Piala AFF 2026. Hasil seri dari Singapura membuat Garuda angkat kaki.
Harapan Indonesia untuk merebut tiket semifinal sebenarnya sempat terbuka saat Ragnar Oratmangoen mencetak gol ke gawang Singapura pada menit ke-48.
Namun, keunggulan tersebut buyar hanya sembilan menit kemudian setelah terjadi miskomunikasi fatal antara Rizky Ridho dan kiper Cahya Supriadi di depan gawang. Benturan kedua pemain membuat bola lepas begitu saja dan langsung dimanfaatkan Ilhan Fandi untuk mencetak gol penyeimbang.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, hasil yang sekaligus mengubur mimpi Indonesia melangkah ke babak semifinal.
“Kami sudah berusaha, namun hasil akhir belum sesuai harapan. Kami tentu kecewa, otomatis suporter juga lebih kecewa dari kami. Saya mohon maaf,” ujar Rizky Ridho seusai pertandingan. Hasil imbang tersebut membuat Timnas Indonesia hanya finis di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan.
Indonesia terpaut satu angka dari Singapura yang mengamankan posisi runner up dengan delapan poin, sementara Vietnam keluar sebagai juara grup seusai mengalahkan Kamboja 3-1 dan mengumpulkan 10 angka.
Kegagalan ini menambah catatan pahit perjalanan Indonesia di ajang Piala AFF. Sepanjang sejarah keikutsertaan, Indonesia kini sudah enam kali gagal menembus fase gugur atau harus tersingkir sejak babak penyisihan grup. Indonesia juga belum pernah menjadi juara.
Meski demikian, Rizky Ridho menegaskan Timnas Indonesia tak ingin larut dalam kekecewaan. Seluruh pemain siap menjalani evaluasi bersama pelatih John Herdman demi bangkit pada turnamen berikutnya, yakni FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada 21 September hingga 6 Oktober mendatang dengan Indonesia sebagai tuan rumah.
“Kita perlu lihat lagi evaluasi apa yang kita perlukan untuk turnamen berikutnya FIFA ASEAN Cup,” kata Ridho.
Bek Persija Jakarta itu kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung Timnas Indonesia yang tetap setia berada di belakang Skuad Garuda.
“Terima kasih banyak untuk suporter, kalian selalu setia dengan kami. Maaf kami terlalu mengecewakan. Semoga waktunya itu akan datang, sama-sama kita rayakan,” tutupnya.