







KORANBOGOR.com,JAKARTA-Perwakilan Bidang Diversifikasi Perdagangan Pertanian Australia, Su McCluskey, mengunjungi Lampung dan Jakarta pada 24–28 Agustus bersama delegasi pemimpin agribisnis Australia untuk memperkuat hubungan perdagangan dengan Indonesia serta mendukung terbentuknya kemitraan baru di sektor pertanian.
Indonesia merupakan salah satu mitra pertanian terpenting bagi Australia. Kunjungan ini mendukung upaya Australia untuk meningkatkan dan mendiversifikasi perdagangan serta investasi dua arah, sekaligus menegaskan pentingnya kemitraan strategis agribisnis antara Australia dan Indonesia yang sejalan dengan prioritas pemerintah Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan.
Selama kunjungan, para delegasi bertemu dengan perwakilan pemerintah Indonesia dan para pemimpin sektor industri, serta mengunjungi berbagai perusahaan agribisnis di Lampung dan Jakarta untuk menjajaki peluang kerja sama di bidang produksi pangan, pengolahan, inovasi, dan rantai pasok.
“Australia dan Indonesia memiliki kemitraan pertanian yang kuat dan berkelanjutan, yang dibangun atas dasar kepercayaan, manfaat dan komitmen bersama terhadap ketahanan pangan. Kunjungan ini memberikan kesempatan penting untuk mempererat hubungan antar-industri kedua negara serta mengidentifikasi bidang-bidang kerja sama baru yang dapat mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan rantai pasok,” ujar Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath.
“Indonesia adalah mitra yang sangat penting bagi sektor pertanian Australia dan merupakan salah satu pasar pangan serta agribisnis yang paling dinamis. Informasi pasar yang praktis, pemahaman mengenai prioritas nasional, serta berbagai wawasan yang didapat melalui rangkaian kegiatan ini akan membantu membentuk strategi perdagangan dan diversifikasi pasar di masa depan, sekaligus mendukung hasil perdagangan yang lebih kuat bagi pelaku usaha pertanian Australia,” kata Su McCluskey.
Anggota Trade Diversification Network (TDN), yaitu National Farmers’ Federation, memimpin delegasi yang diikuti oleh Australian Livestock Exporters’ Council, Grain Growers Limited, dan Meat & Livestock Australia dalam kunjungan ini. TDN dibentuk untuk mendukung pelaksanaan Accessing New Markets Initiative (ANMI). Jaringan ini terdiri dari 40 organisasi industri nasional terbesar yang mewakili para eksportir Australia. Melalui TDN, Pemerintah Australia dan sektor industri bekerja sama untuk membantu para eksportir memperluas dan mendiversifikasi pasar ekspor mereka ke pasar-pasar baru, dengan memanfaatkan kapabilitas dan keahlian gabungan antara pemerintah dan industri.
Pertanyaan Media: Public-Affairs-JAKT@