Pemprov Sulteng Perluas Program Berani Cerdas Hingga Jenjang S3 ,Program Patut Dicontoh

Harus Baca

KORANBOGOR.com,SULAWESI TENGAH-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) memperluas program berani cerdas hingga jenjang S-3 untuk warga.

Kebijakan dengan anggaran Rp 351 miliar tersebut memperlihatkan langkah Gubernur Sulteng Anwar Hafid memperkuat pemerataan pendidikan dan membuka peluang bagi daerah lain untuk menerapkan kebijakan serupa.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Firmanza, mengatakan investasi di bidang pendidikan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka kemiskinan.

“Anggaran Rp 351 miliar ini merupakan komitmen Bapak Gubernur dalam membangun fondasi peradaban Sulawesi Tengah melalui pendidikan. Pendidikan adalah kunci untuk mengentaskan kebodohan dan kemiskinan,” kata Firmanza, Selasa (8/9/2026).

Dikatakannya, program berani cerdas sendiri merupakan program bantuan biaya pendidikan untuk meningkatkan akses, pemerataan, dan kualitas pendidikan bagi siswa maupun mahasiswa.

Program ini mencakup bantuan bagi siswa, mahasiswa jenjang S1 hingga S3, pendidikan dokter spesialis, serta tenaga pendidik atau guru.

Program andalan Pemprov Sulteng ini mendapat apresiasi dari akademisi Ujang Komarudin. Menurut akademisi Universitas Al-Azhar ini kebijakan Pemprov Sulteng tersebut layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Dia mengatakan setiap daerah memang memiliki skema beasiswa yang berbeda sesuai dengan kemampuan dan kebijakan masing-masing.

“Iya tentu bisa dijadikan role model atau contoh di daerah-daerah lain atau di provinsi lain tetapi memang sangat variasi beasiswa di daerah lain itu berbeda,” kata Ujang.

Dia menambahkan kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan kepala daerah terhadap peningkatan kualitas SDM daerah. Selain juga kian membuka kesempatan masyarakat mengenyam sampai ke perguruan tinggi, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas masyarakat daerah dalam jangka panjang.

“Saya melihat ini sebagai bentuk kepedulian dari seorang Anwar Hafid untuk meratakan pendidikan di wilayahnya.

Maka dengan diberikannya beasiswa S1-S3 itu mencerminkan seorang Anwar Hafid ingin mengangkat harkat derajat dari masyarakat Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Selain beasiswa pendidikan tinggi, Pemprov Sulteng juga mengalokasikan Rp 21,56 miliar untuk mendukung uji kompetensi dan praktik kerja industri atau Prakerin bagi siswa SMK.

Untuk tenaga pendidik, pemerintah daerah mengalokasikan beasiswa pendidikan magister melalui kerja sama dengan Universitas Terbuka dengan anggaran Rp 2,48 miliar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dua Jalur Pertumbuhan Pertamina : Menjaga Energi Hari Ini , Menyiapkan Energi Esok

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Gejolak geopolitik global membuat urusan energi tidak lagi sebatas soal memenuhi kebutuhan hari ini. Ketika konflik dapat mengganggu rantai...

Berita Terkait