KORANBOGOR.com-Porsche mengumumkan nama mobil super terbaru, Mission S, yang akan mengusung desain mid-engine atau mesin yang ditempatkan di antara poros roda depan dan belakang. Mobil mewah tersebut menjadi salah satu langkah perusahaan untuk memulihkan kinerja keuangan setelah pendapatan merosot tajam pada 2025.
Mengutip Car and Driver, Sabtu (10/10/2026) waktu setempat, pendapatan Porsche pada 2025 tercatat hanya US$ 101 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun. Angka tersebut turun drastis dibandingkan pendapatan US$ 6 miliar atau sekitar Rp 96,73 triliun pada 2024.
Di tengah penurunan tersebut, Porsche berupaya menghadirkan inovasi melalui supercar baru yang diharapkan dapat mendongkrak kembali pendapatan perusahaan.
Meski telah mengumumkan nama Mission S, Porsche belum mengungkapkan spesifikasi lengkap mobil tersebut. Sejumlah rumor menyebutkan supercar ini akan menggunakan mesin flat-eight.
Posisi Mission S dalam jajaran produk Porsche diperkirakan berada di atas 911, model andalan yang telah menjadi bagian penting dari lini kendaraan perusahaan selama beberapa dekade.
Porsche sebelumnya beberapa kali berupaya menghidupkan kembali model-model unggulannya dan meraih kesuksesan. Namun, perusahaan belum pernah menempatkan model lain di atas 911 sebagai produk utama dalam jajaran kendaraannya. Karena itu, kehadiran Mission S dinilai menjadi langkah penting bagi Porsche.
Dengan posisi tersebut, Mission S diperkirakan berpotensi bersaing dengan supercar mewah lainnya, seperti Ferrari 849 Testarossa dan McLaren 750S.
Porsche dijadwalkan memperkenalkan Mission S pada 15 Oktober 2026. Pengumuman tersebut diharapkan memberikan informasi lebih lengkap mengenai desain, spesifikasi, dan teknologi supercar terbaru tersebut.