Punya 9 Juta Nasabah,Bank Jago Bukukan Laba Rp 50 Miliar

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA-PT Bank Jago Tbk (Bank Jago) membukukan laba bersih sebesar Rp 50 miliar pada kuartal III 2023, meningkat 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Secara kumulatif,Bank Jagoberhasil membukukan laba bersih (net profit after tax) sebesar Rp 50 miliar, meningkat 24 persen dari laba bersih Rp 41 miliar per September 2022,” kata Direktur Utama Bank Jago Arief Harris Tandjung, dikutip Minggu (29/10).

Pada akhir kuartal III 2023, jumlah nasabah Bank Jago menembus angka 9 juta nasabah, termasuk 7,4 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago. Jumlah pengguna Aplikasi Jago bertambah 3,2 juta orang atau tumbuh 76 persen dibandingkan dengan posisi yang sama pada kuartal III 2022, yakni 4,2 juta nasabah.

Lonjakan pengguna Aplikasi Jago tersebut sejalan dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jago.

Per akhir September 2023, DPK Bank Jago mencapai Rp 10,3 triliun atau tumbuh 41 persen dibandingkan dengan perolehan DPK per September 2022 yang sebesar Rp 7,3 triliun.

Arief menjelaskan bahwa dana murah atau current account saving account (CASA) yang diperoleh Bank Jago mendominasi komposisi DPK sebesar 73 persen,sedangkan sisanya merupakan deposito sebesar 27 persen.

“Pertumbuhan jumlah nasabah dan DPK menunjukkan hasil dari komitmen  Bank Jago untuk terus berinovasi serta memperkuat kolaborasi dengan ekosistem digital,” ujar Arief.

Dari sisi kredit, Bank Jago telah mencatat penyaluran kredit sebesar Rp 10,9 triliun atau tumbuh 33 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp 8,2 triliun.

Menurut Arief, penyaluran kredit Bank Jago  selama ini dilakukan secara hati-hati serta terukur dengan melihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross di level 1,2 persen.

“Dalam penyaluran kredit, kami masih mengutamakan kolaborasi dengan berbagai mitra, seperti ekosistem dan platform digital, perusahaan pembiayaan, dan lembaga keuangan lainnya. Namun yang terpenting, kami mampu menjaga pertumbuhan bisnis tetap sehat dengan memperhatikan potensi risiko yang ada,” terangnya.

Kinerja positif penyaluran kredit berdampak pada pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 1,2 triliun hingga akhir kuartal III 2023. Jumlah tersebut meningkat 23 persen dibandingkan dengan perolehan Rp 984 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja keuangan Bank Jago  sepanjang 2023, lanjut Arief, terus menunjukkan momentum yang baik. Dengan konsisten menjadi bank berbasis teknologi yang menggunakan model bisnis kolaborasi dengan ekosistem digital,Bank Jago ingin menumbuhkan bisnis lebih besar lagi secara berkelanjutan (sustainable) dalam jangka panjang.

Untuk mencapai pertumbuhan yang lebih besar dan berkelanjutan,Bank Jago terus mengedepankan fundamental yang solid. Hingga kuartal III-2023 Bank Jago  berhasil membukukan aset sebesar Rp 19,1 triliun atau tumbuh 21  ersen dari periode yang sama tahun lalu.

Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) mencapai sebesar 71 persen yang menunjukkan kuatnya tingkat permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Adapun per Oktober 2023, Bank Jago telah berkolaborasi dengan GoPay meluncurkan GoPay Tabungan by Jago. Kolaborasi tersebut merupakan produk rekening tabungan untuk transaksi sehari-hari yang bisa diakses melalui Aplikasi GoPay dan Gojek.

Arief menilai GoPay Tabungan by Jago menjadi bagian dari kelanjutan kolaborasi strategis antara Bank Jago dengan GoPay. Produk tabungan yang tertanam dalam ekosistem GoTo tersebut akan menjadi kunci dalam mengakselerasi inklusi keuangan melalui kepemilikan rekening tabungan serta meningkatkan lebih banyak jumlah nasabah dan DPK bank.

“Sejak awal ekosistem GoTo merupakan mitra strategis Bank Jago, terlebih dengan integrasi Aplikasi Jago dengan Aplikasi Gojek, GoPay, dan GoBiz. Kolaborasi ini menjadi pintu masuk masyarakat untuk mengakses produk dan layanan perbankan ,” ungkap Arief.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mercedes-Benz Luncurkan Mobil Listrik EQE SUV Baru , Jakarta-Solo Nggak Butuh Casan

KORANBOGOR.com-Seiring dengan tren Mobil Listrik yang makin diterima masyarakat,Mercedes Benz makin pede menjual mobil bertenaga setrumnya ke Indonesia. Terharu, Mercedes-Benz...

Berita Terkait