Jika Menang Pilpres2024,Capres Ganjar-Mahfud MD Siapkan Program 10 Juta Rumah Untuk Rakyat

Harus Baca

KORANBOGOR.COM,JAKARTA-Anggota Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Achmad Baidowi alias Awiek mengatakan,pasangan capres-cawapres Ganjar  dan Mahfud MD  mencanangkan program Rumah Kita dengan membangun 10 juta rumah untuk rakyat jika menang Pilpres 2024.

Program tersebut meliputi pembangunan hunian baru atau renovasi seperti rumah sederhana, rusunami, rusunawa, disertai ketersediaan lahan yang strategis dan terjangkau daru pusat perekonomian serta transportasi umum.

“Program Rumah Kita akan difokuskan ke masyarakat yang tidak mampu dan belum punya rumah,” kata Awiek kepada wartawan, Senin (13/11).

Awiek mengatakan, program Rumah Kita diutamakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, pekerja sektor informal, buruh, dan anak muda. Program ini dibuat dengan skema pembiayaan yang mudah dan murah.

“Skema yang memudahkan, yang tidak memberatkan masyarakat dan tidak membebani anggaran negara, tentu kita carikan solusinya,” ujarnya.

Awiek menyebut, program rumah untuk rakyat ini akan dibangun secara merata. Ia tak ingin pembangunan hanya dilakukan di Pulau Jawa. Menurutnya pemerataan harus dilakukan agar tak terjadi ketimpangan.

“Tapi, sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan, itu akan dilakukan di seluruh Indonesia, khususnya di daerah yang belum mendapat perhatian,” ucapnya.

Ketua DPP PPP ini menambahkan, Ganjar-Mahfud juga mencanangkan program kampung sehat. Menurutnya, pihaknya akan memperbaiki kampung kumuh di desa dan kota dengan berbagai fasilitas yang layak.

“Memperbaiki kampung kumuh di desa dan kota, dengan hunian layak, sanitasi sehat, air minum dan air bersih, fasilitas umum dan sosial memadai, dan ruang terbuka hijau yang mencukup,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aliansi Pemuda Kawal Pemilu Desak KPK Usut Sirekap KPU

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Aliansi Pemuda Kawal Pemilu menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginvestigasi penggunaan anggaran untuk membuat Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Desakan tersebut...

Berita Terkait