Di Forum ASJI Annual Atikoh Ganjar Berpidato Dengan Bahasa Jepang Dan Inggris

Harus Baca

Istri capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti hadir dalam acara ASJI Annual, Internasional Symposium dan Seminar On Japanese Studies In Indonesia di Universitas Sebelas Maret atau UNS, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/12). Foto: Tim Siti Atikoh

KORANBOGOR.COM,SURAKARTA-Istri capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti berpidato dengan berbahasa Jepang dan Inggris dalam acara ASJI Annual, Internasional Symposium dan Seminar On Japanese Studies In Indonesia di Universitas Sebelas Maret atau UNS, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/12).

Dalam acara itu, Atikoh hadir sebagai Dewan Kehormatan Asosiasi Studi Jepang di Indonesia (ASJI).

Acara itu bertema Human Security Issues: Revisiting the Concept of Human Security from the Perspectives of Japan and Indonesia.

Berdasarkan pantauan, Atikoh hadir dengan menggunakan pakaian batik berwarna keemasan, dengan kerudung berwarna krem kecoklatan dan terlihat anggun.

Dia terlihat duduk satu meja dengan jajaran pengurus ASJI lainnya termasuk Chairman ASJI Julian Aldrin Pasha, hingga Mr. Yuichi Takahashi sebagai Director General of Japan Foundation Jakarta.

Satu per satu para tamu yang hadir memberikan sambutannya. Hingga akhirnya Atikoh diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutannya dalam acara ini.

Menariknya mengawali sambutan Atikoh sengaja menggunakan bahasa Jepang. Ia menyampaikan dirinya merasa sangat senang bisa hadir dalam acara tersebut.

“Minasan, konnichiwa! Watashitachi wa kyou, koko ni irasshaimashite, ureshii desu! Hajimemashite, Atikoh hingga moushimasu. Kyou wa minna de tanoshiku issho ni sugosou to omotteimasu,” kata Atikoh berbahasa Jepang.

Jika diartikan dalam bahasa Indonesia pernyataan Atikoh tersebut yakni “Senang sekali bisa bersama anda semua di sini, aku harap kita berbahagia bersama hari ini,” katanya.

Sontak Atikoh yang berbahasa Jepang ini mengundang respons riuh dan tepuk tangan dari para tamu yang hadir dalam acara tersebut.

Selanjutnya, Atikoh menyampaikan pidato dengan memakai bahasa Inggris. Dalam pidatonya, ia menyampaikan dirinya senang bisa berbicara dengan tema Human Security.

Ia juga menyinggung eratnya kerja sama antara Indonesia dengan Jepang.

“Saat kita menghadapi berbagai tantangan, seperti bencana alam, pandemi, dan ketidakpastian ekonomi, kita harus bekerja sama untuk mengatasi permasalahan ini dan memastikan kesejahteraan warga negara kita,” ungkap Atikoh. Mengakhiri sambutannya, Atikoh kembali memakai bahasa Jepang.

Dia menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para tamu yang hadir dalam kesempatan tersebut.

“Minasan, gochisosama deshita. Kokoro kara osewa ni narimashita. Kondo, mata no okoshite no oai de, arigatou gozaimashita,” kata Atikoh  Yang artinya terima kasih banyak atas waktu Anda hari ini.

Senang sekali bisa berada di sini bersama anda semua. Sebagai informasi, Siti Atikoh yang merupakan istri Ganjar Pranowo mengeyam pendidikan Strata 1 atau S1-nya di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Namun, Atikoh sangat erat hubungannya dengan Jepang lantaran diri meneruskan studi Strata 2 (S2) di Universitas Tokyo dengan mengambil jurusan kebijakan publik. Universitas itu adalah salah satu yang tertua, didirikan pada 1877. University of Tokyo bahkan dianggap sebagai universitas paling selektif dan bergengsi di Jepang dan termasuk salah satu universitas terbaik di dunia. Pada tahun 2021, tercatat 17 perdana menteri Jepang adalah lulusan kampus tersebut. Termasuk 18 penerima Hadiah Nobel, empat penerima Hadiah Pritzker, lima astronot, adalah lulusan kampus itu.



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aliansi Pemuda Kawal Pemilu Desak KPK Usut Sirekap KPU

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Aliansi Pemuda Kawal Pemilu menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginvestigasi penggunaan anggaran untuk membuat Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Desakan tersebut...

Berita Terkait