FLC 2024: Unite for Palestine Freedom

Harus Baca

KORANBOGOR.com,SUMEDANG-52 mahasiswa aktivis calon penerima manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) Angkatan 13 mengikuti Public Event dalam gelaran Future Leader Challenge bersama Erlangga Greschinov, Aktivis Palestina & Komandan #Julidfisabilillah dan Farah Qoonita, Aktivis Palestina & Penulis di Puslatbang PKASN LAN, Jatinangor, pada Jumat (26/01).

Bertajuk Young Activist Voices: Unite for Palestine Freedom, BAKTI NUSA ingin mewujudkan perubahan positif demi menyelesaikan kompleksnya tantangan global, dan  membangun soliditas sekaligus menjadi agen perubahan guna membentuk pandangan menyeluruh terhadap konflik di Palestina agar pemuda berperan aktif dalam upaya penyelesaian masalah tersebut.

Menurut Erlangga Greschinov peran pemuda sangat dibutuhkan untuk mencegah ketidakadilan terjadi lagi di dunia. Ia berkata jika kondisi Palestina saat ini tak bisa sekadar dianggap angin lalu, sebab mereka butuh perjuangan para pemuda. “Dalam perjuangan ini yang bisa kita lakukan adalah mengalahkan narasi zionis, kita harus mempelajari narasi yang dikembangkan zionis, dari situ kita bisa membuat strategi dan bekerja sama merapatkan barisan. Kita juga tidak bisa melakukan petjuangan sendirian, harus melakukannya bersama dengan rencana matang,” papar Erlangga.

Setali tiga uang dengan Erlangga, Farah Qoonita menyampaikan jika perjuangan membela Palestina akan ada halang rintangnya baik dari orang terdekat hingga masyarakat, namun Qoonita menambahkan kalau perjuangan untuk Palestina tak akan sia-sia sebab inilah legacy para pemuda calon pemimpin bangsa.”Jadilah pemimpin yang bijak. Ciptakanlah legacy yang akan bermanfaat terus menerus dan tak akan lekang dimakan waktu,” pesan Qoonita.

Keduanya berharap para pemuda bisa terus bergandengtangan menciptakan kedamaian tanpa perang di muka Bumi.

Sebagai program penumbuhan kepemimpinan aktivis mahasiswa yang membentuk anak muda calon pemimpin berintegritas, cendekia, transformatif, dan melayani masyarakat, BAKTI NUSA yakin calon penerima manfaat yang berasal 15 kampus besar Indonesia (USU, UNAND, UNSRI, UI, IPB, ITB, UNPAD, UNS, UGM, ITS, UNAIR, UB, UNHAS, UNUD, UNDIP) ini mampu membawa perubahan besar.

FLC sendiri merupakan rangkaian kegiatan orientasi dan internalisasi program serta pengukuhan calon penerima manfaat BAKTI NUSA yang lolos dalam seleksi nasional. (AR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pahlawan Kemenangan Jerman Di Piala Dunia 1990,Andreas Brehme Meninggal Dunia

KORANBOGOR.com-Pencetak gol kemenangan Jerman atas Argentina di Final Piala Dunia 1990 Italia,Andreas Brehme, meninggal dunia di usia 63 tahun. Gol tunggalnya...

Berita Terkait