Awasi “Serangan Fajar” Bawaslu Pasuruan Terjunkan 5.947 Pengawas

Harus Baca

KORANBOGOR.com,PASURUAN-Memasuki masa tenang Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan melakukan apel siaga dan patroli pengawasan, yang dihadiri seluruh anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) dari 24 kecamatan. Bawaslu Pasuruan menyiagakan 5.947 pengawas untuk mengantisipasi pelanggaran pemilu, seperti “serangan fajar”.

Apel siaga dan patroli pengawasan digelar di sentral bordir Kelurahan Pagar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan yang juga dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan Arie Yoenianto mengatakan, potensi pelanggaran sangat tinggi yang dilakukan para peserta pemilu pada masa tenang ini, seperti money politic dan pemberian sembako.

“Apel kita gelar ini untuk meningkatkan para petugas pengawas untuk dapat meminilisasi pelanggaran yang dilakukan peserta pemilu,” kata Arie, Minggu (11/2/2024).

Arie menekankan kepada petugas pengawas hingga tingkat TPS untuk dapat mengawasi di lingkungan masing-masing, yang sangat berpotensi ditemukan pelanggaran Pemilu.

Arie mengingatkan agar pelanggaran yang dilakukan oleh penyelengara pemilu tidak terulang lagi Kabupaten Pasuruan. Arie menceritakan pada 2013 lalu ada 13 panitia pemilih kecamatan (PPK) menggelembungkan suara salah satu peserta pemilu, yang akhirnya dijerat dengan tindak pidana.

Bahkan pada tahun ini, ungkap Arie, Bawaslu Kabupaten Pasuruan telah memberikan rekomendasi sanksi kepada dua aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintahan Kabupaten Pasuruan yang ikut mendukung salah satu peserta pemilu. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aliansi Pemuda Kawal Pemilu Desak KPK Usut Sirekap KPU

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Aliansi Pemuda Kawal Pemilu menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginvestigasi penggunaan anggaran untuk membuat Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Desakan tersebut...

Berita Terkait