Beranda Pariwisata Lokal Jakarta Jokowi Hadapi Tudingan Korupsi dan Isu Kesehatan di Tengah Polemik Ijazah Palsu...

Jokowi Hadapi Tudingan Korupsi dan Isu Kesehatan di Tengah Polemik Ijazah Palsu juga Pemakzulan Gibran

0
187

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), tengah berada di bawah tekanan besar. Selain tuduhan ijazah palsu dan tuntutan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Jokowi juga dihadapkan pada dugaan keterlibatan dalam sejumlah kasus korupsi. Hal ini diungkapkan oleh peneliti media dan politik, Buni Yani, dalam keterangannya pada Senin, 9 Juni 2025.

Buni Yani menyebutkan bahwa penegak hukum sedang mengusut tiga kasus korupsi besar yang diduga melibatkan keluarga dan kroni Jokowi, yaitu kasus korupsi Sritex, pengadaan laptop di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta judi online. “Ketiga kasus ini membuat Jokowi tak berdaya,” ujarnya.

Selain isu hukum, Jokowi juga dikabarkan mengalami gangguan kesehatan kulit yang diduga dipicu oleh tekanan psikologis. “Dalam video yang beredar luas, Jokowi terlihat menggaruk tubuhnya. Bercak hitam muncul di wajah dan lehernya, dan ia berusaha menutupinya dengan jaket berkerah tinggi,” kata Buni Yani.

Meski kabar ini dibantah oleh ajudan Jokowi, Buni Yani menyatakan bahwa informasi tentang kepergian Jokowi ke Jepang untuk berobat dianggap sebagai “info A1” di kalangan terbatas yang dekat dengan Jokowi. “Penyakit kulit ini bukan penyakit biasa, sehingga memerlukan perawatan medis kelas premium,” tambahnya.

Buni Yani juga menyoroti posisi Jokowi yang kian terisolasi. “Jokowi kini dianggap sebagai residu yang harus disingkirkan. Kawan-kawannya mulai menjauh karena menganggapnya sebagai beban,” ujarnya.

Dalam kasus ijazah palsu yang menyeret Gibran, Buni Yani menilai Jokowi tidak mendapat dukungan dari sekutu politiknya di DPR. “Tak satu pun anggota DPR yang bersuara membela. Jokowi harus mengurus dan membela dirinya sendiri,” tegasnya.

Situasi ini, menurut Buni Yani, mencerminkan kondisi yang “mengenaskan” bagi mantan Presiden RI periode 2014-2024 tersebut. Tekanan dari berbagai front ini menempatkan Jokowi dalam posisi yang semakin sulit, baik secara politik maupun pribadi.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini