KORANBOGOR.com.RIAU-Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku perambahan hutan di wilayah Riau, termasuk yang melibatkan tokoh adat.
Pernyataan ini disampaikan menyusul keberhasilan Polda Riau mengungkap kasus perambahan hutan lindung Batang Ulak dan hutan produksi terbatas Batang Lipai di Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.
Dalam kasus ini, seorang ketua adat berinisial DM diduga terlibat dalam praktik jual-beli lahan di kawasan hutan tersebut. DM mengklaim memiliki tanah ulayat seluas 6.000 hektare, yang sebagian dijual untuk dijadikan lahan perkebunan.
Irjen Herry menyebut perambahan hutan ini sebagai “ekosida” atau pembunuhan massal terhadap pohon dan ekosistem hutan, yang merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime). “Kerugiannya tidak hanya materi, tetapi juga mencederai warisan ekologis untuk generasi mendatang,” tegasnya pada Senin (9/6).
Ia menambahkan bahwa dampak kerusakan hutan bersifat lintas generasi, merampas hak anak cucu atas lingkungan yang sehat.Penindakan ini merupakan bagian dari Operasi Satuan Tugas Penanggulangan Perambahan Hutan (Satgas PPH), yang dibentuk untuk memerangi kejahatan lingkungan di Riau.
“Perjalanan hampir enam jam dari Pekanbaru ke lokasi ini tidak sebanding dengan semangat menegakkan hukum lingkungan secara transparan,” ujar Irjen Herry.Operasi ini melibatkan kerja sama antara Polda Riau, Jikalahari, pemerhati lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Forkopimda di tingkat provinsi dan kabupaten.
“Ini gerakan nyata untuk menjaga bumi dan memberikan keadilan, bukan hanya untuk manusia, tetapi juga untuk alam,” tambahnya.Irjen Herry mengajak masyarakat membangun kesadaran moral kolektif dalam menjaga kelestarian hutan.
“Polri hadir untuk melindungi manusia, makhluk hidup, dan ekosistem. Ini bukan hanya soal penegakan hukum atau penanaman pohon, tetapi menumbuhkan moral untuk keberlangsungan hidup bersama,” tuturnya.Alumni Akpol 1996 ini menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tugas bersama demi masa depan yang lebih baik.