KORANBOGOR.com-Timnas Inggris datang ke semifinal Piala Dunia 2026, dengan modal duet maut Harry Kane dan Jude Bellingham yang makin sulit dihentikan.
Ketajaman dan chemistry keduanya kini menjadi senjata utama yang diyakini pelatih Thomas Tuchel, mampu meruntuhkan perlawanan Argentina dalam perebutan tiket ke final.
Laga Inggris melawan Argentina akan berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB.Tuchel menaruh kepercayaan penuh kepada Kane dan Bellingham yang terus tampil tajam sepanjang turnamen.
Duet tersebut menjadi mesin gol The Three Lions. Harry Kane dan Jude Bellingham sama-sama telah mengoleksi enam gol di Piala Dunia 2026, sekaligus menjadi penyumbang gol terbanyak bagi Inggris.
Performa keduanya kembali terlihat saat Inggris menyingkirkan Norwegia di perempat final.Bellingham mencetak dua gol yang memastikan langkah timnya ke semifinal.
Thomas Tuchel pun mengakui hubungan bermain Kane dan Bellingham makin solid.Menurutnya, keduanya saling melengkapi dan mampu menentukan hasil pertandingan pada saat-saat krusial.”Kalau berbicara soal rumus mengalahkan Argentina, jawabannya sederhana. Satukan Harry dan Jude, mereka akan melakukan sisanya,” ujar Tuchel, dikutip dari Mirror.
Meski demikian, Tuchel menegaskan Inggris tidak hanya bergantung kepada dua pemain tersebut. Dia meminta seluruh tim tampil lebih agresif agar Kane dan Bellingham mendapat dukungan maksimal di lini serang.
“Kami harus meningkatkan kualitas serangan dan menempatkan pemain lain di posisi yang tepat. Namun mereka adalah pemain yang benar-benar menentukan,” katanya.
Pelatih asal Jerman itu juga memuji kemampuan Kane dan Bellingham membangun kerja sama melalui lini tengah hingga sepertiga akhir lapangan.
“Mereka adalah pemain top. Mereka menemukan cara bermain yang sangat efisien satu sama lain. Turnamen mereka benar-benar luar biasa,” ucap Tuchel.
Inggris melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan Kongo, tuan rumah Meksiko, dan Norwegia.Kini, duet Harry Kane dan Jude Bellingham diharapkan kembali menjadi pembeda saat menghadapi Argentina demi membawa The Three Lions melaju ke partai final