KORANBOGOR.com,JAKARTA-Sebuah petisi daring yang menyerukan agar tim nasional Argentina didiskualifikasi dari Piala Dunia 2026 telah mengumpulkan lebih dari 6 juta tanda tangan. Petisi tersebut muncul di tengah tudingan bahwa Argentina mendapat perlakuan istimewa dari FIFA dan perangkat pertandingan selama turnamen berlangsung.
Petisi itu dipublikasikan melalui situs argentinaout.com, yang tidak berafiliasi dengan FIFA maupun federasi sepak bola mana pun. Penggagas petisi menuding FIFA dan wasit berpihak kepada kapten Argentina, Lionel Messi, sehingga meminta Argentina dikeluarkan dari Piala Dunia 2026 demi menjaga prinsip keadilan.
“Jelas FIFA dan wasit berpihak kepada Lionel Messi dan Argentina. Mengapa negara lain harus tetap bertanding jika pemenangnya sudah ditentukan? Keluarkan Argentina dari Piala Dunia dan berikan kesempatan yang adil kepada tim lain,” demikian isi petisi tersebut.
Hingga Selasa (14/7/2026) malam, petisi tersebut telah mengumpulkan lebih dari 6 juta tanda tangan.Meski demikian, situs tersebut tidak memiliki pengakuan resmi terkait transparansi maupun kredibilitasnya. Petisi tersebut juga tidak memiliki kekuatan hukum dan tidak dapat memengaruhi keputusan resmi FIFA.
Sesuai regulasi, keputusan mengenai kelayakan sebuah tim untuk tetap mengikuti Piala Dunia sepenuhnya berada di bawah kewenangan FIFA.
Dengan demikian, Argentina dipastikan tetap tampil menghadapi Inggris pada laga semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026).
Semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Inggris akan menjadi pertemuan pertama Lionel Messi menghadapi skuad berjuluk The Three Lions sepanjang karier internasionalnya.Meski telah menjalani karier internasional sejak 2005, Messi tidak pernah menghadapi Inggris karena beberapa faktor.
Piala Dunia 2006: Argentina dan Inggris tidak bertemu.
Piala Dunia 2010: Inggris tersingkir sebelum berhadapan dengan Argentina.
Piala Dunia 2014: Kedua tim berada di sisi berbeda bagan turnamen.
Piala Dunia 2018: Argentina tersingkir pada babak 16 besar.
Piala Dunia 2022: Inggris kalah dari Prancis di perempat final, sementara Argentina melaju hingga menjadi juara.
Kedua negara juga sangat jarang menggelar laga persahabatan dalam dua dekade terakhir.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 12 November 2005 dalam laga persahabatan di Jenewa, Swiss.
Saat itu Inggris menang 3-2. Michael Owen mencetak dua gol kemenangan pada menit-menit akhir. Messi yang baru berusia 18 tahun tidak masuk skuad Argentina, meski sudah melakoni debut internasional beberapa bulan sebelumnya.Rivalitas kedua negara merupakan salah satu yang paling ikonik di sepak bola dunia, terutama setelah Perang Falkland/Malvinas 1982.
Dalam sejarah Piala Dunia sebelum edisi 2026, kedua tim telah bertemu lima kali.
1962: Inggris 3-1 Argentina.
1966: Inggris 1-0 Argentina.
1986: Argentina 2-1 Inggris (gol “Tangan Tuhan” dan “Gol Abad Ini” Diego Maradona).
1998: Argentina menang adu penalti setelah imbang 2-2.
2002: Inggris 1-0 Argentina (gol penalti David Beckham).
Secara keseluruhan di Piala Dunia sebelum semifinal 2026, Inggris meraih tiga kemenangan, sedangkan Argentina membukukan dua kemenangan.