Muktamar NU Ke-35 Hari Ini : Sidang-sidang Hingga Pilih Ketua Umum PBNU

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JOMBANG-Rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memasuki hari ketiga yang padat dan krusial pada Sabtu (29/8/2026). Sejumlah agenda penting dijadwalkan berlangsung sejak pagi hingga malam hari di beberapa lokasi yang telah ditentukan.

Berdasarkan susunan resmi acara, kegiatan Muktamar ke-35 NU hari ini dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Agenda tersebut merupakan lanjutan persidangan di masing-masing komisi yang telah dimulai pada Jumat (28/8/2026) malam.

Persidangan mencakup pembahasan Komisi Bahtsul Masail al-Maudlu’iyyah, al-Waqi’iyyah, dan al-Qanuniyyah. Selain forum keagamaan, peserta Muktamar ke-35 NU juga merampungkan pembahasan di Komisi D Organisasi, Komisi E Program, dan Komisi F Rekomendasi. Sidang komisi tersebut digelar di sejumlah lokasi, yakni halaman MAN 3, Aula Ma’had Aly, Aula MA Fattah Hasyim, ruang pleno halaman GSG, Aula IAIBAFA, dan Aula UNWAHA.

Setelah sidang komisi selesai, seluruh hasil pembahasan akan dibawa ke sidang pleno untuk dilaporkan dan disahkan.

Sidang pleno III dijadwalkan berlangsung pukul 13.30-15.00 WIB di ruang pleno halaman GSG. Sidang tersebut berada di bawah penanggung jawab Abdul Haris Hasbullah.

Pembahasan pengesahan hasil komisi kemudian dilanjutkan melalui sidang pleno IV pada pukul 15.30-17.00 WIB. Persidangan ini dipimpin Prof Dr KH M Asrori selaku penanggung jawab kegiatan.

Agenda Muktamar ke-35 NU kemudian memasuki tahapan paling dinantikan pada malam hari melalui sidang pleno V yang dimulai pukul 19.30 WIB. Pada tahap awal sidang tersebut, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 secara resmi dinyatakan demisioner.

Setelah PBNU masa khidmah 2021-2026 dinyatakan demisioner, proses berlanjut dengan pemilihan dan pengesahan sembilan kiai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Sembilan anggota AHWA tersebut nantinya akan menetapkan rais aam PBNU masa khidmah 2026-2031.

Sementara itu, opsi pemilihan ketua umum PBNU menggunakan mekanisme AHWA masih menunggu hasil kesepakatan dalam sidang Komisi Organisasi.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan lanjutan sidang pleno V. Forum tersebut akan digunakan untuk memilih ketua umum PBNU masa khidmah 2026-2031 sekaligus menetapkan tim mid formatur.

Pemilihan ketua umum PBNU menjadi salah satu agenda puncak sekaligus penutup rangkaian persidangan Muktamar ke-35 NU.

Dengan demikian, hari ketiga Muktamar ke-35 NU menjadi salah satu tahapan paling menentukan karena tidak hanya menyelesaikan pembahasan berbagai komisi, tetapi juga memasuki proses penentuan kepemimpinan PBNU untuk masa khidmah 2026-2031.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Jadwal dan Cara Ikut Presale Tiket Konser Bigbang di Jakarta

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Penggemar Bigbang yang ingin menyaksikan konser Bigbang 2026-2027 World Tour di Jakarta perlu mencatat jadwal presale tiket. Akses presale...

Berita Terkait