VODA – DUNIA KITA : Lahir dari mereka yang terabaikan, terpinggirkan, dan tidak memiliki ruang untuk menyuarakan apa yang mereka rasakan.

Harus Baca

KORANBOGOR.com,BANDUNG-Dunia tidak pernah benar-benar hanya tentang kita. Pada 25 September 2026, VODA memperkenalkan “Dunia Kita”, single perdana yang sekaligus menjadi bab pertama dari perjalanan musik mereka.

“Dunia Kita” lahir dari sebuah kegelisahan sederhana: di tengah dunia yang terus bergerak, masih banyak orang yang hidup di pinggir cerita utama, mereka yang terabaikan, terpinggirkan, dan tidak memiliki ruang yang cukup untuk menyuarakan apa yang mereka rasakan. Melalui musiknya, VODA mencoba menyuarakan suara-suara yang hilang, suara-suara yang selama ini tidak terdengar.

Namun “Dunia Kita” bukan hadir sebagai sebuah kemarahan generasi. Lagu ini berbicara tentang kepedulian, solidaritas, dan harapan. Ada luka di dalamnya. Ada ketidakadilan. Ada suara-suara yang mungkin selama ini tidak terdengar.

“Dunia Kita” mengajak kita untuk sesekali berhenti melihat hanya ke depan, dan mulai menoleh ke samping, melihat ke kiri dan ke kanan, lebih peka terhadap orang-orang di sekitar kita.

Karena mungkin, di tengah perjalanan kita sendiri, ada seseorang yang sedang berjuang dengan pertempurannya masing-masing.

Ada yang sedang bertahan.

Ada yang sedang mencari jalan pulang.

Ada yang sedang berusaha untuk hanya sekedar tetap berdiri.

Sebuah Suara, Menjadi Suara Bersama

“Dunia Kita” berawal dari gagasan dan tulisan Reza, dan kemudian berkembang melalui proses kreatif bersama seluruh personel VODA. Ronny dan Ephank mengisi gitar, Ferdi pada bass, Adenpada drum, dan Ezot pada keyboard/synthesizer. Masing-masing membawa karakter dan interpretasinya hingga membentuk “Dunia Kita” menjadi sebuah karya yang utuh sebagai suara VODA. Proses tersebut menjadi bagian penting dari identitas VODA: sebuah lagu dapat berangkat dari satu suara, tetapi menemukan bentuknya melalui kebersamaan.

The First Chapter of VODA

“Dunia Kita” menjadi langkah pertama VODA dalam memperkenalkan dunia musik dan cerita yang ingin mereka bangun. Untuk merayakan bab pertama tersebut, VODA akan menggelar

The First Chapter of VODA pada:

Minggu, 27 September 2026

19.00 – 22.00

Di Halfway Bandung.

Dua hari setelah perilisan digital, VODA akan membawa “Dunia Kita” ke dalam sebuah pertemuan yang lebih dekat dan personal bersama teman, pendengar, serta orang-orang yang menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Mungkin sebuah lagu dimulai dari satu suara. Tetapi kemudian menjelma menjadi sebuah cerita yang bisa menjadi milik banyak orang.

Tentang VODA

VODA adalah band yang menghadirkan cerita-cerita intim, reflektif, dan penuh observasi

tentang kehidupan manusia modern. Melalui musik, VODA bercerita tentang kesepian,

kehilangan, cinta, waktu, keresahan generasi, hingga realitas sosial disampaikan lewat lirik

yang personal namun terasa dekat dengan kehidupan banyak orang.

Nama VODA terinspirasi dari kata yang berarti “air” mengalir, jernih, dan menyentuh setiap ruang yang dilaluinya. Filosofi ini tercermin dalam pendekatan musikal VODA: jujur, sederhana, namun dalam.

VODA membangun identitasnya melalui cerita tentang manusia dan dunia yang terus berubah, menghadirkan perspektif yang sederhana, jujur, dan emosional.

KREDIT SINGLE

Artist: VODA

Title: Dunia Kita

Release Date: 25 September 2026

Label: Keep This Scene Alive Records

Distributor: Netrilis

Publisher: Massive Music

Written By: Reza (Teguh Panjireza Rosendra)

Vocal: Reza (Teguh Panjireza Rosendra)

Guitar 1: Ephank (Erfan Nurmansyah)

Guitar 2: Ronny (Tulus Budi Kertaharta)

Bass: Ferdi (Ferdi Febiansyah Djunaedi)

Drums: Aden (Raden Anggie Darmawan)

Keyboard: Ezot (Reza Fitra Juniar)

Artwork: `Sandi Jaya Saputra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerak Cepat TNI Bantu Tangani Dampak Banjir Bandang di Kabupaten Solok Sumbar

KORANBOGOR.com,JAKARTA-TNI melalui Kodam  XX/TIB mengerahkan personel untuk membantu penanganan dampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok,...

Berita Terkait