
KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Sekitar 8 ribu peserta mengikuti Malioboro Run 2026 pada Minggu pagi (4/10). Ribuan peserta yang ambil bagian dalam olahraga lari itu terbagi dalam kategori Half Marathon 21K, 10K, dan 5K.
Para peserta menyusuri rute ikonik yang ada di Kota Yogyakarta, meliputi kawasan Malioboro, Titik Nol Kilometer, Kraton Yogyakarta, Pura Pakualaman, plengkung, Tamansari, Pasar Ngasem, Panggung Krapyak hingga Tugu Pal Putih. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan Malioboro Run bukan sekadar ajang olahraga. Menurutnya, kegiatan ini bisa menjadi sarana promosi pariwisata.
“Para peserta juga bisa menikmati Kota Yogyakarta, melihat Malioboro, kawasan heritage serta berbagai potensi yang ada di Kota Yogyakarta,” kata Hasto.
Hasto menyebut bahwa peserta dari berbagai daerah tersebut secara tidak langsung bisa melihat potensi lain yang dimiliki Kota Yogyakarta, baik sisi sejarahnya, ekonomi hingga masyarakatnya. Direktur Pemasaran Bank BPD DIY Agus Tri Murjanto mengatakan bahwa mayoritas peserta berasal dari luar DIY.
“Para peserta yang datang dari berbagai daerah tidak hanya membutuhkan fasilitas selama mengikuti perlombaan, tetapi juga berpotensi menikmati berbagai layanan wisata dan ekonomi kreatif yang tersedia di Kota Yogyakarta,” ucap Agus. Ia berharap antusiasme peserta dapat berdampak positif terhadap sektor perhotelan, UMKM dan pariwisata.