Beranda Pariwisata Lokal Jakarta Tingkat Pendidikan Pekerja Indonesia Rendah, Sulit Bersaing di Sektor Teknologi Maju

Tingkat Pendidikan Pekerja Indonesia Rendah, Sulit Bersaing di Sektor Teknologi Maju

0
275

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyoroti rendahnya tingkat pendidikan mayoritas pekerja Indonesia, yang menghambat kemampuan mereka untuk bersaing di sektor teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan ekonomi hijau.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, 52,33% tenaga kerja hanya berpendidikan SD dan SMP, 34,81% lulusan SMA/SMK, dan hanya 12,86% berasal dari lulusan perguruan tinggi atau diploma.

“Sebanyak 88% pekerja kita lulusan SMP dan SMA. Ini tantangan besar untuk bersaing di sektor seperti AI atau ekonomi hijau,” ujar Menaker di Jakarta.

Menaker juga mengungkapkan tantangan lulusan perguruan tinggi, dengan sekitar 850 ribu pengangguran berasal dari kelompok ini.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2024 mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,91%, atau setara 7,47 juta orang. Sementara itu, tren peningkatan sektor informal dalam lima tahun terakhir juga menjadi perhatian.

Sebagai perbandingan, Menaker menyinggung India dan Vietnam yang telah fokus pada upskilling (peningkatan keahlian) dan reskilling (pelatihan keterampilan baru) untuk mempersiapkan tenaga kerja menghadapi AI dan transisi hijau.

Untuk mengatasi masalah ini, Kementerian Ketenagakerjaan telah mentransformasi Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi balai vokasi dan pusat peningkatan produktivitas pekerja sebagai bagian dari solusi.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini