Foto: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan penyidik penyidik saat ini berfokus mengungkap penyebab kematian Sutrimo setelah keluarga melaporkan adanya dugaan kematian yang tidak wajar. Salah satunya dugaan pembunuhan atau pembunuhan berencana )
KORANBOGOR.com,JAKARTA-Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus dugaan kematian tidak wajar Sutrimo. Perkara tersebut kini telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dan naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Salah satunya dugaan pembunuhan atau pembunuhan berencana.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan penyidik saat ini berfokus mengungkap penyebab kematian Sutrimo setelah keluarga melaporkan adanya dugaan kematian yang tidak wajar.
“Konsentrasi penyidikan kami adalah terhadap seseorang yang diduga meninggal dunia sehingga dengan adanya laporan dugaan meninggal dunianya tidak wajar menurut pihak keluarga,” kata Iman, Senin (10/8/2026).
Iman mengatakan penyidik akan berupaya menemukan penyebab pasti kematian Sutrimo. Polisi juga akan mendalami fakta hukum yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Menurutnya, penyidikan dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi hingga Sutrimo meninggal dunia.
Adapun dalam perkara yang telah naik ke tahap penyidikan, polisi mempersangkakan dugaan tindak pidana pembunuhan atau pembunuhan berencana.
Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026) pagi.
Sutrimo kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kabar mengenai kematian Sutrimo baru ramai beredar tiga hari setelah kejadian, yakni pada Minggu (26/7/2026), melalui pesan berantai di WhatsApp dan media sosial.
Jenazah Sutrimo kemudian tiba di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, pada Kamis malam dan langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bantaragung.
Hingga kini, penyebab pasti kematian Sutrimo belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.
Sebelumnya, informasi mengenai dugaan “angin duduk” beredar berdasarkan keterangan warga dan keluarga. Namun, informasi tersebut belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian Sutrimo.
Polisi masih melakukan penyidikan untuk mengungkap fakta hukum dan memastikan penyebab kematian Sutrimo berdasarkan bukti serta pemeriksaan medis.