Jurnalis dan Polisi Jadi Korban Bentrok Suporter antara PSGC vs PSIS Di stadion Galuh Ciamis

Harus Baca

KORANBOGOR.com,CIAMIS-Kericuhan pecah seusai laga kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 antara PSGC Ciamis dan PSIS Semarang di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu(17/10/2026) malam. Selepas pertandigan yang berakhir imbang tanpa gol itu, bentrok antarkelompok suporter terjadi dan meluas hingga ke jalan raya.

Dalam insiden tersebut, sejumlah anggota kepolisian yang berupaya mengendalikan situasi turut menjadi sasaran massa. Seorang jurnalis lokal yang sedang meliput kejadian itu juga dilaporkan menjadi sasaran oknum dari rombongan pendukung PSIS Semarang.

Kericuhan terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis, termasuk Jalan Raya Baregbeg, tepatnya di depan kampus Universitas Galuh (Unigal). Ketegangan meningkat ketika bus rombongan suporter PSIS Semarang yang hendak pulang diduga diadang sekelompok orang hingga memicu aksi baku hantam.

Kericuhan tidak hanya terjadi di sekitar kampus Unigal, tetapi juga dilaporkan meluas ke beberapa lokasi lain, termasuk Jalan Raya Kawali hingga wilayah Panawangan. Untuk mencegah bentrokan berlanjut dan menjamin keselamatan suporter serta masyarakat, kepolisian mengawal ketat bus rombongan pendukung PSIS Semarang hingga keluar dari wilayah Kabupaten Ciamis.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar menjelaskan, kericuhan pertama kali terjadi di tribune selatan Stadion Galuh ketika pertandingan masih berlangsung. Ketegangan kemudian berlanjut ke luar stadion dan memicu penghadangan terhadap bus suporter tim tamu.

“Tadi sempat ada beberapa kesalahpahaman, benturan dari antarkelompok penonton. Tadi di beberapa lokasi sekitar wilayah stadion, kesalahpahaman juga terjadi di jalan dekat Unigal. Tadi juga kita sudah mengawal suporter PSIS sampai dengan ke luar wilayah Ciamis, agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan,” kata Eko, Sabtu (17/10/2026).

Untuk mengendalikan situasi, sebanyak 439 personel gabungan dikerahkan guna memecah konsentrasi massa dan meredam bentrokan. Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian insiden tersebut.

Insiden kericuhan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian, panitia pelaksana, dan kelompok suporter agar kejadian serupa tidak terulang pada pertandingan berikutnya. Kepolisian mengimbau seluruh pendukung, baik dari tim tuan rumah maupun tim tamu, untuk menahan diri, menghormati hukum, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tesla Roadster Terbaru , Harga Depositnya Bikin Kaget

KORANBOGOR.com-Tesla secara resmi meluncurkan pembaruan teranyar dari mobil sport listrik legendaris mereka, Tesla Roadster. Perwakilan Tesla mengonfirmasi bahwa unit...

Berita Terkait