UI Menggelar Kompetisi “Voice of Youth Challenge 2023” Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA,-Permasalahan sampah di Indonesia terbilang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan BPS, jumlah sampah plastik di Indonesia mencapai sekitar 64 juta ton per tahunnya . Permasalahan sampah di lingkungan kampus juga masih menjadi penghambat serius bagi perguruan tinggi. 

Tidak hanya itu, masalah kesehatan terkait hidrasi juga menjadi masalah serius karena kurangnya asupan cairan akan berdampak pada kesehatan. Berdasarkan data di 13 negara, 1 dari 4 anak Indonesia di indikasi kurang minum air, dimana 30% yang mereka konsumsi rata-rata bukanlah air yang berkualitas.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga membatasi jumlah konsumsi gula tidak boleh lebih dari 10% dari minuman. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, diperlukan program dan ide inovatif untuk mengatasi hal tersebut. 

Melihat fenomena itu, Universitas Indonesia mengundang para mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia untuk dapat berpartisipasi dalam kompetisi inovasi program terkait isu keberlanjutan mengenai kesehatan dan lingkungan bertajuk “Voice of Youth Challenge 2023”. 

Menggandeng Danone-Aqua sebagai mitra, kompetisi ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa menghasilkan ide kreatif dan inovatif untuk dapat mengajak dan menginspirasi masyarakat, dalam dua kategori  tema utama yang dapat dipilih, yaitu “Sadar Hidrasi” dan “Manajemen Sampah.” 

“Era globalisasi telah membawa tantangan bagi keberlanjutan organisasi, bangsa, dan negara. Semua pihak, mulai dari individu, kelompok, organisasi, hingga bangsa dan negara, membutuhkan keberlanjutan. Dalam konteks ini, inovasi memainkan peran sentral dalam mencapai tujuan keberlanjutan tersebut,” ujar Dr. Nurul Safitri, MA, Ketua Panitia “Voice of Youth Challenge 2023” yang juga menjadi dosen dan peneliti di Cluster Innovation and Governance (CIGO) Fakultas Ilmu Administrasi UI dalam siaran pers, Jumat (8/9/2023).

Melalui ajang kompetisi ini, mahasiswa diharapkan mampu untuk menganalisis berbagai permasalahan yang dihadapi Indonesia, dan menggunakan lingkungan kampus sebagai representasi miniatur atau sarana uji coba dari situasi di Indonesia. Para mahasiswa juga dihadapkan pada tantangan untuk mengembangkan ide-ide inovatif dan kreatif mereka guna mengatasi berbagai permasalahan tersebut. Validasi atas ide-ide ini akan dilakukan di lingkungan kampus atau lingkungan terdekat sesuai dengan fokus permasalahan yang hendak diatasi.

“Kami juga bercita-cita melahirkan para inovator muda dari kalangan mahasiswa perguruan tinggi, yang mampu menangani permasalahan yang melibatkan organisasi, bangsa, dan negara melalui ide-ide kreatif dan inovatif mereka,” ujar Nurul menambahkan.

Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin menambahkan, pihaknya turut mendorong pemikiran inovatif dari generasi muda Indonesia untuk keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat, sehingga menyambut baik kerja sama dengan Universitas Indonesia dengan turut berinisiasi dalam kompetisi Voice of Youth Challenge 2023.

”Tujuan dari kompetisi ini seirama dengan komitmen keberlanjutan yang kami jalankan, dimana salah satunya adalah inisiatif perusahaan dalam mengangkat konsep conscious consumption melalui kampanye  #PikirinDulu. Kampanye ini merupakan upaya Danone-Aqua membangun kesadaran generasi muda untuk berpikir kritis terlebih dahulu sebelum berkonsumsi untuk mempertimbangkan dampak sebuah produk bagi kesehatan, lingkungan, dan masyarakat atau komunitas,” katanya.

Kegiatan kompetisi Voice of Youth Challenge 2023 sejalan dengan komitmen Universitas Indonesia untuk mendukung program pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yang mana tema kompetisi yang diselenggarakan pada tahun ini selaras dengan dua tema SDGs; nomor 3 mengenai Kehidupan Sehat, dan Sejahtera, dan nomor 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Berikut ini merupakan tahapan “Voice of Youth Challenge 2023”:

1.Desk Review: Pada tahap ini Proposal yang diusulkan oleh mahasiswa akan di review oleh para Juri yang berasal dari UI, Danone-AQUA dan praktisi sesuai dengan kategori tema masing-masing.

2.Announcement Batch 1: Pada tahap ini akan diumumkan hasil penilaian juri pada tahap desk review dan peserta yang lolos tahap desk review berhak mendapatkan dana yang akan digunakan untuk melakukan validasi atas ide program mereka.

3.Idea Validation: Pada tahap ini mahasiswa melakukan kegiatan validasi program dan melakukan evaluasi atas ide program yang mereka usulkan. Kemudian menyiapkan pitch deck hasil validasi tersebut.

4.Idea Pitch: Pada tahap ini mahasiswa melakukan presentasi ide program di depan juri secara hybrid (kombinasi luring dan daring) di depan para juri yang terdiri dari pihak UI, perwakilan media massa, Danone-AQUA dan Praktisi.

5.Announcement The Winner: Pada tahap ini akan diumumkan hasil penilaian juri pada tahap idea pitch terhadap 3 terbaik baik dari kategori tema sadar hidrasi dan manajemen sampah.

Untuk mengikuti kompetisi ini, peserta dapat mendaftar untuk berpartisipasi hingga tanggal 25 September 2023.

Setelah mendaftar dan mengumpulkan karya, tahapan selanjutnya adalah peserta akan memasuki periode seleksi dan penjurian yang akan melibatkan akademisi, praktisi, dan juga pihak media sebagai juri yang akan menilai ide inovasi dan program yang didesain untuk mengatasi masalah tersebut.

Nantinya, pemenang dari kompetisi ini bisa mendapatkan hadiah mencapai senilai ratusan juta rupiah. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mobil Listrik Ferrari Dibanderol Rp 9 Miliar

KORANBOGOR.com-Bocoran terkait mobil listrik pertama Ferrari mulai banyak bermunculan. Kali ini mengenai harga jualnya yang pastinya akan mahal seperti...

Berita Terkait