Mabes Polri dan Media Teken Deklarasi Pemilu Damai2024 Demi Pesta Demokrasi Bermatabat

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Mabes Polri mengajak pers aktif mewujudkan Pemilu 2024 yang damai dan terus menjaga keragaman.

Untuk itu, Divisi Humas Polri bersama Dewan Pers dan para pemimpin redaksi dari berbagai media menggelar Deklarasi Kawal Pemilu Damai 2024 pada Sabtu (28/10/2023).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyatakan semua pihak memiliki tanggung jawab morel untuk menjaga pemilu tetap damai, aman, dan bermartabat.

“Pesan morelnya, kita semua perlu menjaga keberagamaan bangsa ini. Peradaban yang telah dipupuk, kebinekaan yang sudah lama terbangun, mari kita jaga bersama semua,” ujar Irjen Sandi saat menyampaikan kata sambutan pada Deklarasi Kawal Pemilu Damai 2024 di kawasan Senayan, Jakarta.

Lulusan terbaik Akpol 1995 itu mengatakan Polri terus berupaya menjalin sinergisitas dengan berbagai pihak demi menjaga Pemilu 2024 tetap aman dan damai. Selanjutnya, sinergisitas itu dituangkan ke dalam berbagai kolaborasi.

“Ke depan akan makin banyak kolaborasi yang akan kita lakukan bersama, sehingga akan tercipta situasi Pemilu 2024 yang sejuk, aman, damai, dan bermartabat di masyarakat,” tutur Irjen Sandi.

Deklarasi Pemilu Damai 2024 itu memuat empat poin.

Pertama,media menjaga Pemilu 2024 yang damai,aman,sejuk,dan bermartabat demi sebesar-besarnya kemaslahatan publik.

Kedua, media menaati semua peraturan dan ketertiban yang terkait dengan penyampaian informasi kepada masyarakat Indonesia.

Ketiga, media memberikan informasi akurat, netral, dan objektif kepada masyarakat Indonesia.

Terakhir ialah media berkomitmen menghindari publikasi berita bohong, tendensius,dan menyesatkan atau bersifat sensasional.

Ketua Dewan Pers RI Ninik Rahayu yang turut menandatangani deklarasi itu menyatakan bahwa media memiliki peran sangat penting dalam menentukan kesuksesan pesta demokrasi tahun depan.

“Menjunjung tinggi demokrasi itu adalah tanggung jawab pers,” ujar Ninik.

Ahli hukum dari Universitas Jember itu menambahkan pers juga menjadi penentu sistem demokrasi Indonesia. Menurut Ninik, pers memiliki pengaruh untuk mendorong masyarakat berpartisipasi aktif di pemilu.

Oleh karena itu, pers harus memberikan informasi akurat, menjalankan fungsi kontrol, mengelola daya pikir masyarakat,dan menjaga keberagaman di Indonesia. Ninik pun mengapresiasi langkah Divisi Humas Polri memprakarsasi Deklarasi Kawal Pemilu Damai 2024.

“Atas nama Dewan Pers dengan seluruh konstituen para jurnalis dan pimpinan redaksi, saya ucapkan terima kasih kepada Kapolri dan Pak Kadiv Humas atas inisiatif deklarasi ini,” ujar Ninik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Polusi Plastik di Indonesia Tidak Terkontrol, ADB Beri Pinjaman 500 Juta Dolar AS

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Asian Development Bank(ADB) telah menyetujui pinjaman senilai 500 juta dolar AS untuk memperkuat program Indonesia dalam mengurangi sampah plastik di...

Berita Terkait