KPU Larang Tim Sukses Capres dan Cawapres Bawa Alat Kampanye

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan larangan bagi tim sukses calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk membawa alat kampanye dalam debat capres cawapres yang akan berlangsung Selasa (12/11/2023), di KPU, Jakarta Pusat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum, Hasyim Asyari, menegaskan bahwa para tim sukses hanya diperbolehkan menggunakan atribut yang melekat pada tubuh, seperti kaus atau bando di kepala.

“Dalam area debat, pendukung tidak diperkenankan membawa alat kampanye dan alat peraga kampanye, kecuali atribut yang melekat pada tubuh seperti baju atau bando,” ujar Ketua KPU Hasyim Asyari kepada wartawan pada Senin (11/12/2023).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa KPU telah menyiapkan 75 undangan untuk setiap tim pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 sampai 3 dalam debat capres/cawapres pertama. Selain itu, KPU juga menyediakan 2 undangan khusus untuk ketua umum dan sekretaris jenderal partai politik yang mengusung calon presiden dan wakil presiden.

“Masing-masing tim pasangan calon akan mendapatkan undangan sebanyak 75 orang. Pimpinan partai politik, ketua umum, dan sekjen akan mendapatkan undangan sendiri untuk calon presiden dan wapres,” tutur Hasyim Asyari.

Ketua KPU juga menginformasikan bahwa debat capres dan cawapres esok hari akan berlangsung selama 150 menit, dengan durasi debat selama 120 menit dan terbagi menjadi 6 segmen, termasuk jeda iklan masing-masing segmen selama 5 menit.

“Pada dasarnya, kesempatan debat pertama di KPU memiliki durasi total 150 menit. Untuk debatnya sendiri, berlangsung selama 120 menit, terdiri dari 6 segmen, dengan jeda iklan masing-masing 5 menit,” tambah Ketua KPU.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mobil Listrik Ferrari Dibanderol Rp 9 Miliar

KORANBOGOR.com-Bocoran terkait mobil listrik pertama Ferrari mulai banyak bermunculan. Kali ini mengenai harga jualnya yang pastinya akan mahal seperti...

Berita Terkait