Tiga Grup Bisnis Makanan dan Minuman Asal Indonesia Masuk 15 Perusahaan Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Dunia

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Masalah pencemaran plastik semakin menjadi sorotan global dengan munculnya laporan riset terbaru dari jurnal Science Advance yang mengungkap perusahaan-perusahaan penyumbang terbesar sampah plastik di Dunia

Dalam laporan tersebut, tiga grup bisnis makanan dan minumanasal Indonesia masuk dalam 15 perusahaan Penyumbang sampah Plastik terbesar di dunia.

Selain perusahaan-perusahaan besar seperti Coca-Cola, PepsiCo, Nestle, dan Danone, tiga grup bisnis makanan dan minuman asal Indonesia, yaitu Wings, Mayora Indah, dan Indofood milik Salim Group, juga tercatat dalam daftar tersebut.

“Laporan mengklaim adanya korelasi yang kuat antara tingkat produksi yang tinggi dan sampah plastik yang tercecer di lingkungan. Karena itu, tidak mengherankan jika sampah plastik dari perusahaan makanan dan minuman mendominasi pencemaran global,” ujar seorang peneliti, dikutip Sabtu (11/5/2024).

Dalam konteks ini, perlu adanya pengembangan pusat data global yang terbuka agar perusahaan dapat dipantau.

Dan diminta untuk bertanggung jawab atas kemasan plastik produknya yang berakhir menjadi sampah di lingkungan terbuka.

Sebelumnya, terdapat kritik terhadap komitmen lingkungan perusahaan-perusahaan seperti Danone, yang masih menjual air mineral dalam kemasan gelas plastik di Indonesia.

Hal ini menjadi perhatian karena sampah gelas plastik Aqua, salah satu produk Danone di Indonesia, seringkali menjadi sampah yang tercecer dan mengotori sungai serta pantai di Bali.

Meskipun pada awalnya Danone merencanakan penarikan produk gelas plastik dari Bali, namun hal ini dianggap sebagai pengingkaran karena produk tersebut tetap beredar.

Respons perusahaan terhadap isu ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah pencemaran plastik di Indonesia dan dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kejagung Tak Alami Kendala Periksa Saksi Dugaan Korupsi Timah

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Kejagung mengaku tidak mengalami kendala dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi pada pengelolaan tata niaga komoditas Timah di wilayah Izin Usaha...

Berita Terkait