KORANBOGOR.com,JAKARTA-Empat taruna terbaik dari Akademi TNI dan Akademi Kepolisian resmi menyandang predikat Adhi Makayasa 2026, penghargaan tertinggi bagi lulusan terbaik akademi militer dan kepolisian. Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto seusai melantik 1.177 perwira remaja TNI dan Polri dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Penyematan tanda pangkat sekaligus penyerahan penghargaan menjadi salah satu momen penting dalam upacara tersebut. Adhi Makayasa diberikan kepada taruna yang menunjukkan prestasi terbaik selama menjalani pendidikan, meliputi aspek akademik, kepribadian, kepemimpinan, jasmani, serta mental.
Empat penerima Adhi Makayasa Tahun 2026 adalah Calvin Tidar Sakti dari Akademi Militer (Akmil), Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra dari Akademi Angkatan Laut (AAL), Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman dari Akademi Angkatan Udara (AAU), dan Harindra Arsandho Tegarbaja dari Akademi Kepolisian (Akpol).Selain menerima penghargaan, keempat lulusan terbaik tersebut juga memperoleh penyematan tanda pangkat perwira secara langsung dari Presiden Prabowo sebagai simbol dimulainya pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam amanatnya, Prabowo mengingatkan pelantikan sebagai perwira bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjaga kedaulatan negara, melindungi rakyat, dan mempertahankan kepentingan nasional.
“Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa,” kata Prabowo.
Presiden menegaskan setiap perwira yang baru dilantik telah mengucapkan sumpah sebagai janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, mereka diminta memegang teguh integritas, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, serta setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Prabowo juga mengingatkan bahwa TNI dan Polri merupakan institusi yang lahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat. Oleh sebab itu, para perwira harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pembela masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pada Upacara Prasetya Perwira Tahun 2026, Presiden melantik 1.177 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi perwira remaja. Jumlah tersebut terdiri atas 512 perwira TNI Angkatan Darat, 229 perwira TNI Angkatan Laut, 154 perwira TNI Angkatan Udara, dan 282 perwira Polri.
Pelantikan itu menandai dimulainya pengabdian para perwira muda yang akan menjadi garda terdepan dalam menjaga pertahanan, keamanan, serta kedaulatan Republik Indonesia.Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).