















KORANBOGOR.com,JAKARTA-Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, mengunjungi Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Selama kunjungan, Duta Besar Brazier membahas berbagai prioritas bersama di bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan ekonomi, inklusi, dan ketangguhan bencana dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Bersama-sama, mereka juga mengunjungi Kantor Samsat kota Kupang untuk melihat pelaksanaan kebijakan keringanan pajak kendaraan bermotor yang didukung melalui Program SKALA Australia, serta dampak positif yang dirasakan oleh penyandang disabilitas.
“Saya senang sekali dapat mengunjungi Kupang dan menyaksikan kemitraan jangka panjang Australia dengan Nusa Tenggara Timur,” ujar Duta Besar Brazier.
“Australia bekerja erat dengan pemerintah, masyarakat, sekolah, dan pelaku usaha di seluruh provinsi ini untuk menciptakan peluang, memperkuat layanan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.”
Duta Besar Brazier juga bertemu dengan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Franscis, serta para pemimpin sektor kesehatan untuk membahas upaya memperkuat imunisasi dan layanan kesejahteraan anak yang terintegrasi di NTT, melalui kemitraan Australia dengan UNICEF dalam program KITA SEHAT.
Ia mengunjungi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), yang bekerja sama dengan program SIAP SIAGA Australia untuk meningkatkan ketangguhan NTT terhadap bencana.
Di Desa Oenaek, Duta Besar Brazier berkesempatan bertemu dengan para wirausaha perempuan dan anggota masyarakat yang terlibat dalam industri rumput laut melalui Birufinery, dengan dukungan dari inisiatif Investing in Women Australia.
Selama berada di Kupang, Duta Besar Brazier bertemu dengan siswa dan guru yang berpartisipasi dalam program pendidikan BRIDGE dan INOVASI di SDK Citra Bangsa Mandiri dan SDN Palsatu. Ia juga menjadi tuan rumah dalam sebuah resepsi bagi komunitas alumni Australia di Kupang yang besar dan aktif.
Sebagai penggemar berat kriket, Duta Besar Brazier menikmati kesempatan mengikuti sesi latihan bersama Tim Kriket NTT dan pelatih kriket Australia,Nicolene Snyman,yang telah bekerja bersama tim tersebut dalam pengembangan olahraga kriket, peningkatan kapasitas pelatih, serta keterlibatan generasi muda melalui Program Relawan Australia (Australian Volunteers Program).
Pertanyaan Media: Public-Affairs-JAKT@dfat.gov.au