KORANOGOR.com,JAKARTA-Polres Metro Jakarta Pusat menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda Gedung Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di kawasan Petojo, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).
Hingga kini, polisi telah memeriksa 10 orang saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi di gedung tersebut. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung mengatakan, penyelidikan masih dilakukan oleh petugas. Salah satu informasi yang tengah didalami adalah adanya aktivitas renovasi atau perbaikan di lantai 11 gedung saat kebakaran terjadi. “Kami sudah memeriksa 10 saksi.
Informasi sementara, memang ada aktivitas perbaikan atau renovasi di lantai 11. Ini masih kami dalami untuk mengetahui apakah aktivitas tersebut berkaitan dengan munculnya api,” kata Reynold, Sabtu (8/8/2026).
Polisi akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah lokasi dinyatakan aman. Dalam proses tersebut, penyidik akan melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk mencari titik awal api sekaligus memastikan penyebab kebakaran. Selain melakukan penyelidikan, aparat TNI dan Polri juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi selama proses pemadaman berlangsung.
Sedikitnya 175 personel TNI-Polri diterjunkan untuk menjaga keamanan sekaligus mensterilkan area sekitar gedung dari aktivitas masyarakat selama petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan. Kebakaran juga berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi. Selama proses pemadaman, ruas Jalan Abdul Muis arah Harmoni ditutup sementara bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas selama proses penanganan kebakaran berlangsung. Polisi memastikan penyelidikan akan dilanjutkan setelah proses pemadaman, pendinginan, dan sterilisasi lokasi selesai dilakukan.