Ratusan Jurnalis Kumpul Di Bundaran HI Panjatkan Doa Bagi Lima Jurnalis dan 3 Awak Kapal Yang Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Anak Gunung Krakatau

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Ratusan Jurnalis berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat (Jakpus), Jumat (11/9) malam, untuk mendoakan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pewarta Foto Indonesia (PFI) menjadi pihak yang menginisiasi doa bersama yang dipimpin seorang pemuka agama. Terpantau para wartawan juga membawa poster beragam pesan dan foto lima jurnalis yang hilang pada Senin (7/9) kemarin.

“Harapannya semoga kawan-kawan kami selamat, sehat, dan kembali ke keluarga,” kata Ketua Umum PFI Dwi Pambudo ditemui di lokasi, Jakarta, Jumat.

Setelah doa, para pewarta menggelar hening cipta selama lima menit yang disertai menyalakan lilin. PFI memaksudkan membuat hening cipta dan menyalakan lilin itu sebagai tanda hidupnya harapan para jurnalis bisa ditemukan selamat.

Setelah proses menyalakan lilin, para jurnalis yang mengenal lima wartawan yang hilang menceritakan berbagai pengalaman meliput dengan mereka.

“Semoga ada titik terang. Apa pun itu, untuk kepentingan kita bersama bagi insan pers, untuk mitigasi nanti kedepannya, edukasi kebencanaan, dan semoga ini juga bisa berjalan baik dan ada titik terang,” ujar Dwi menyampaikan harapan.

Lima jurnalis, yakni Bagus (ANTARA), Ari Basuki, (Merdeka.com) Yudistiro (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance) hilang saat menumpangi kapal Arupadhatu 1.

Adapun, kapal tersebut hilang ketika rombongan jurnalis hendak meliput erupsi Anak Krakatau. Selain jurnalis, tiga orang dalam Arupadhatu 1, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), dan Heriyanto (pemandu) juga dinyatakan hilang. Unsur SAR Banten terus memaksimalkan pencarian lima jurnalis dan tiga lainnya.

Operasi melibatkan berbagai unsur dan sarana laut serta dukungan udara. Pencarian difokuskan di wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau hingga area yang lebih luas di Selat Sunda.

Unsur yang dikerahkan terdiri atas KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Kerambit, KAL Anyer, KAL Pahawang, KP Sanjaya, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RBB Pulau Peucang, TB Gunung Santri, serta sejumlah unsur pendukung lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Setetes Kepedulian Ditengah Kemarau, Lanud Sjamsudin Noor Kembali Hadir Salurkan Air Bersih Untuk Warga

KORANBOGOR.com,BANJARBARU-Di tengah kondisi cuaca panas dan kekeringan yang masih dirasakan masyarakat, Lanud Sjamsudin Noor kembali bergerak membantu memenuhi kebutuhan...

Berita Terkait