KORANBOGOR.com-Setelah memperkenalkan diri melalui empat single, The Midnight Darlings akhirnya merilis album perdana bertajuk “It’s Midnight Darling” pada 30 September 2026. Berisikan 14 lagu, album ini menjadi rangkuman dari eksplorasi musikal dan emosional Jevin Julian, Vanesha Prescilla, dan Aldrienko Pakusadewo sejak membentuk The Midnight Darlings.
Jika album ini dibaca sebagai sebuah cerita, “It’s Midnight Darling” terasa seperti sebuah perjalanan emosi seseorang yang sedang jatuh cinta. Perasaan tersebut bergerak dari rasa jatuh cinta yang begitu dalam, pertemuan singkat yang meninggalkan luka, hingga nostalgia terhadap kenangan yang tetap tinggal meski waktunya telah berlalu.
Keempat single yang telah dirilis sebelumnya yakni “Am I Loving You Alone?”, “Momentary Pleasure”, “Semu”, dan “It’s You” menjadi bagian dari perjalanan tersebut bersama sepuluh lagu lainnya yang melengkapi cerita album.
Dalam proses pengerjaannya, The Midnight Darlings memilih untuk mendahulukan rasa sebelum memikirkan bagaimana sebuah lagu harus terdengar.
Pendekatan ini membuat setiap lagu membawa emosi yang berbeda, bahkan proses rekamannya sendiri ikut menjadi perjalanan emosional bagi ketiganya.
Beberapa lagu lahir dari momen yang begitu emosional hingga membuat mereka menangis, sementara lagu lainnya justru menghadirkan happy tears karena membawa kembali memori dan nostalgia tertentu.
Secara produksi, mayoritas lagu ditulis dan diproduseri oleh Jevin Julian sebagai main producer, dengan keterlibatan seluruh personel. Vanesha turut menulis beberapa lagu, sementara Aldrienko memberikan kontribusi melalui permainan gitar sekaligus eksplorasi sound.
Sebagai focus track, The Midnight Darlings memilih “What If We Met Sooner?”, sebuah lagu tentang pertemuan singkat yang meninggalkan kesan jauh lebih lama daripada waktu yang dimiliki bersama.
Lagu ini menangkap konflik antara pikiran yang mencoba mengatakan bahwa sebuah perasaan seharusnya tidak terjadi dan hati yang sudah terlanjur jatuh.
Pertanyaan “what if we met sooner?” kemudian menjadi pusat emosinya saat sebuah pertanyaan sederhana tentang kemungkinan lain yang mungkin terjadi jika pertemuan itu datang di waktu berbeda, hingga pertanyaan yang lebih personal: “would you ever choose me?”
Setelah merilis “It’s Midnight Darling”, The Midnight Darlings akan membawa album ini ke panggung melalui showcase perilisan pada 11 Oktober 2026 di Krapela. Showcase tersebut akan dibuka oleh Maseta dan Rasyiqa, sekaligus menjadi kesempatan pertama bagi pendengar untuk mengalami secara langsung dunia yang telah dibangun The Midnight Darlings melalui album perdana mereka.
Social Media:
Instagram: @themidnightdarlings | TikTok: @themidnightdarlings_
Spotify: The Midnight Darlings