KORANBOGOR.com-Duo musik elektronik Ratihara, yang beranggotakan DJ Nova dan Dian Rose, resmi memperkenalkan single perdana mereka bertajuk “Mau Goyang (Sawer Dulu)”. Mengusung genre Indo Bounce, lagu ini hadir dengan beat elektronik yang energik, dengan sedikit sentuhan Koplo, lirik yang ringan dan lugas, serta semangat khas budaya hiburan Indonesia yang siap menghidupkan suasana di dancefloor.
Dikemas dengan nuansa yang fun dan mudah dinyanyikan bersama, lagu ini diharapkan menjadi anthem baru bagi penikmat musik elektronik, DJ, hingga para content creator di media sosial.
Lebih dari sekadar lagu pesta, “Mau Goyang (Sawer Dulu)” merupakan representasi dari perempuan yang percaya diri, berani menentukan pilihan, dan sekaligus punya pesan. Liriknya adalah sindiran untuk laki laki yang banyak bicara, banyak mau, tapi ga punya modal & effort. Pesan yang dikemas ringan, tapi cukup menusuk.
Perpaduan Musik Elektronik Modern dengan Identitas Lokal
Ratihara hadir membawa warna baru di industri musik dance Indonesia. Duo ini memadukan produksi musik elektronik modern dengan lirik yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia, menghasilkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki identitas yang kuat.
Nama Ratihara berasal dari kata “Ratih”, yang melambangkan cahaya dan dewi cinta, serta “Hara” yang berarti membawa. Secara filosofi, Ratihara berarti “Pembawa Cahaya”—sebuah simbol perempuan yang anggun, cerdas, berani bersuara, dan mampu menginspirasi orang lain melalui karya. DJ Nova DJ Nova telah aktif di skena musik dance Indonesia sejak tahun 2008. Mengawali karier bersama label Advark Lab, ia dikenal melalui kemampuan memainkan berbagai genre musik elektronik dengan karakter panggung yang kuat.
Selama perjalanan kariernya, DJ Nova telah tampil di berbagai festival, klub, dan event nasional, serta berkolaborasi dengan sejumlah musisi Indonesia seperti Wonder Woman, Five Minutes, dan Ungu. Setelah sempat vakum, DJ Nova kembali dengan semangat baru, menghadirkan image yang lebih colorful serta eksplorasi sound yang lebih segar dan modern melalui Ratihara.
Dian Rose Dian Rose dipercaya sebagai vokalis Ratihara dengan karakter vokal yang tegas namun tetap playful.
Berbekal pengalaman sebagai penyanyi dan MC di berbagai panggung hiburan, café, event korporat, hingga program televisi nasional, Dian mampu menghadirkan emosi sekaligus energi yang kuat dalam setiap penampilannya.
Karakter vokalnya membuat lagu-lagu Ratihara terasa dekat dengan pendengar, khususnya perempuan, tanpa kehilangan nuansa yang menyenangkan untuk dinikmati dan mengajak siapa saja ikut bergoyang.
Tentang Single “Mau Goyang (Sawer Dulu)”
Lewat “Mau Goyang (Sawer Dulu)”, Ratihara mengangkat fenomena yang begitu akrab dengan budaya hiburan Indonesia: musik, berjoget, dan tradisi sawer yang dikemas secara modern dalam musik elektronik. Lagu ini menyampaikan pesan dengan cara yang ringan dan lugas bahwa setiap bentuk apresiasi memiliki nilai.
Dengan chorus yang mudah diingat, beat yang menghentak, serta sentuhan khas Indo Bounce, lagu ini dirancang untuk menjadi soundtrack di klub malam, festival musik, panggung hiburan, hingga konten media sosial. Sebagai karya debut, “Mau Goyang (Sawer Dulu)” menjadi langkah awal Ratihara dalam membangun identitas musik elektronik Indonesia yang modern, relevan, dan memiliki karakter lokal yang kuat. \
Visi Ratihara Ratihara memiliki visi untuk menjadi salah satu duo musik elektronik terdepan dari Indonesia yang mampu membawa karya lokal ke panggung internasional. Melalui perpaduan musik elektronik, vokal yang kuat, dan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Ratihara ingin menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi rasa percaya diri, kebebasan berekspresi, dan energi positif bagi para pendengarnya. Dengan filosofi sebagai “Pembawa Cahaya”, Ratihara percaya bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan, menggerakkan, dan menciptakan pengalaman yang berkesan bagi siapa pun yang mendengarnya.
“Lewat ‘Mau Goyang (Sawer Dulu)’, kami ingin menghadirkan lagu yang seru, enerjik, dan dekat dengan budaya hiburan di Indonesia. Buat kami, ‘Sawer Dulu’ bukan hanya soal uang, tapi simbol apresiasi—tentang menghargai usaha, karya, waktu, dan perhatian seseorang. Lagu ini juga mewakili karakter perempuan yang percaya diri, tahu nilai dirinya, dan nggak mudah terpikat sama omongan manis tanpa bukti. Semoga setiap kali orang mendengar kalimat ‘Mau Goyang? Sawer Dulu’, mereka bukan cuma ikut bernyanyi dan berjoget, tapi juga ingat bahwa setiap karya dan setiap usaha selalu pantas untuk dihargai.”
Media Relation
Digital Music Distribution
Media Promotion
Indonesia