Giuseppe Garibaldi Kapal Induk Pertama Milik TNI AL

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Indonesia segera memasuki sejarah baru dengan hadirnya Giuseppe Garibaldi sebagai kapal induk pertama milik TNI Angkatan Laut. Kapal hibah dari Italia tersebut dijadwalkan tiba pada Oktober 2026 setelah menjalani proses peningkatan kemampuan sebelum diserahkan.

Sebagai persiapan menyambut kedatangan kapal tersebut, pemerintah juga mulai menyiapkan infrastruktur pendukung. Salah satu lokasi yang diproyeksikan menjadi tempat sandar kapal induk ini adalah Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan pembangunan fasilitas di Lanal Lampung terus berlangsung agar mampu mengakomodasi kapal induk tersebut.

“Jadi, Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodasi tempat labuh maupun bersandar dari (kapal induk) Garibaldi,” kata Tunggul, dikutip dari Antara, Kamis (16/7/2026).Mengacu pada berbagai sumber, Main Continet Ship (MCS) Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk asal Italia yang memiliki nilai sejarah penting bagi Angkatan Laut negara tersebut.

Kapal ini menjadi kapal dengan dek penerbangan pertama yang pernah dibangun untuk Angkatan Laut Italia. Sebelum diserahkan kepada Indonesia, Giuseppe Garibaldi dikabarkan masih menjalani program peningkatan kemampuan (upgrade) di Taranto, Italia.

Giuseppe Garibaldi dirancang menggunakan konsep short take-off and vertical landing (STOVL) atau kemampuan lepas landas jarak pendek dan pendaratan vertikal.

Konsep ini memang membatasi jenis pesawat tempur yang dapat dioperasikan, tetapi tetap memungkinkan kapal membawa berbagai jenis helikopter untuk mendukung operasi serbu maupun misi lainnya.

Secara fisik, kapal induk ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:

Panjang mencapai 180,2 meter.
Bobot sekitar 13.800 ton.
Kecepatan maksimum hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam.
Dari sisi personel, kapal ini mampu mengangkut:

Sekitar 600 kru inti kapal.
Sekitar 230 personel grup udara.
Sekitar 100 personel komando.
Hingga 600 pasukan komando tambahan dalam kondisi tertentu.
Kapasitas tersebut memungkinkan Giuseppe Garibaldi menjalankan berbagai operasi militer dalam satu platform terpadu.Giuseppe Garibaldi menggunakan konfigurasi combined gas turbine and gas turbine (COGAG) yang menempatkan mesin dalam dua ruang terpisah untuk meningkatkan aspek keselamatan operasional. Sistem penggeraknya terdiri atas:

Empat turbin gas General Electric/Avio LM2500 dengan total tenaga mencapai 82.000 shp untuk menggerakkan dua poros baling-baling. Sistem ini memungkinkan kapal melaju hingga 30 knot dengan jangkauan operasional sekitar 7.000 mil laut saat berlayar pada kecepatan ekonomis 20 knot.

Enam generator mesin diesel Grand Motori Trieste B230/12 yang memasok kebutuhan listrik cadangan sekaligus mendukung operasional radar, sistem navigasi, dan berbagai instrumen kapal melalui konsol terintegrasi SEPA 7614.

Persenjataan dan Sistem Sensor
Selain berfungsi sebagai kapal induk, Giuseppe Garibaldi juga memiliki karakteristik kapal penjelajah sehingga dibekali sistem pertahanan mandiri yang kuat.

Berbeda dengan banyak kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat yang mengandalkan kapal pengawal, kapal ini membawa berbagai sistem persenjataan sendiri. Beberapa sistem utama yang dimiliki meliputi:

  1. Pertahanan udara
    Kapal ini dilengkapi dua peluncur rudal delapan sel Selenia Albatros yang mampu membawa total 48 rudal Aspide untuk menghadapi ancaman udara jarak menengah.
  2. Rudal anti-kapal
    Pada awal pengoperasiannya, Giuseppe Garibaldi memiliki delapan peluncur rudal anti-kapal OTOMAT MK-2 yang ditempatkan di buritan. Namun, seluruh peluncur tersebut dilepas pada 2003 guna memperluas area geladak penerbangan.
  3. Sistem pertahanan titik
    Untuk menghadapi rudal atau sasaran yang berhasil menembus lapisan pertahanan utama, kapal ini dibekali tiga meriam ganda Breda 40 mm/70 yang terintegrasi dengan sistem Dardo. Sistem tersebut memiliki jangkauan hingga sekitar 4 kilometer terhadap target udara.
  4. Sistem anti-kapal selam
    Kemampuan peperangan bawah laut didukung dua tabung peluncur torpedo tiga laras ILAS-3 kaliber 324 mm yang dapat menggunakan torpedo ringan Mk 46 maupun A-244.Sejarah Singkat Giuseppe Garibaldi
    Giuseppe Garibaldi pertama kali diluncurkan pada 1983. Nama kapal induk ini diambil dari Giuseppe Maria Garibaldi, patriot sekaligus tokoh militer Italia yang berperan penting pada abad ke-19.

Pembangunan kapal dilakukan di galangan kapal Monfalcone. Proses konstruksi diawali dengan pemotongan pelat baja pertama pada 28 April 1980, kemudian dilanjutkan dengan perakitan blok pertama pada 9 September 1980. Seluruh blok kapal selesai dirakit pada 31 Januari 1983, sementara struktur bangunan atas rampung pada 19 April 1983.

Setelah seluruh tahapan pembangunan selesai, Giuseppe Garibaldi resmi diluncurkan pada 4 Juni 1983 dalam upacara yang dihadiri Perdana Menteri Italia Amintore Fanfani dan Menteri Pertahanan Lelio Lagorio.

Kapal kemudian menjalani uji coba laut perdana pada 3 Desember 1984 sebelum resmi diserahterimakan kepada Angkatan Laut Italia pada 30 September 1985.

Saat mulai beroperasi, Giuseppe Garibaldi menjadi kapal perang terbesar yang dimiliki Italia. Meski demikian, ukurannya masih lebih kecil dibandingkan rancangan kapal induk era Regia Marina maupun kapal induk Aquila yang tidak pernah diselesaikan.

Sepanjang masa pengabdiannya, kapal induk ini terlibat dalam berbagai operasi udara tempur di Somalia, Kosovo, Afghanistan, dan Libya. Giuseppe Garibaldi juga pernah menyandang predikat sebagai kapal induk terkecil di dunia sebelum gelar tersebut beralih kepada kapal induk Thailand, Chakri Naruebet, pada era 1990-an.

Kehadiran Giuseppe Garibaldi menjadi tonggak baru bagi penguatan kekuatan laut Indonesia. Dengan sejarah panjang, kemampuan operasional yang lengkap, serta kapasitas besar untuk mendukung berbagai misi, kapal induk hibah dari Italia ini diproyeksikan menjadi salah satu aset strategis TNI Angkatan Laut setelah resmi tiba di Indonesia pada Oktober 2026.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Wapang TNI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penggerak Kedaulatan Ekonomi Rakyat

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan oleh...

Berita Terkait