KORANBOGOR.com,MEDAN-Aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan hebat yang menghancurkan sebuah rumah di Perumahan Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026).
Sesaat setelah ledakan terjadi, petugas dari Polrestabes Medan bersama tim terkait langsung mengamankan lokasi. Garis polisi dipasang di sekitar rumah yang diduga menjadi pusat ledakan untuk memudahkan proses penyelidikan dan mencegah warga mendekati area berbahaya.
Dalam proses olah TKP, polisi mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat ledakan terjadi. Hingga kini, penyebab ledakan masih belum diketahui dan seluruh kemungkinan masih didalami.Ledakan tersebut mengakibatkan sedikitnya lima rumah mengalami kerusakan. Satu rumah yang diduga menjadi sumber ledakan mengalami kerusakan paling parah, sementara empat rumah lainnya turut terdampak akibat kuatnya daya ledak.
Camat Medan Polonia, Alfi Pane, membenarkan adanya ledakan yang menggemparkan kompleks perumahan mewah itu. Berdasarkan laporan sementara, lima rumah mengalami kerusakan akibat ledakan.
“Sekitar empat rumah lain terkena dampak dari (rumah yang menjadi sumer) ledakan tersebut,” ujar Alfi, Senin (20/7/2026).
Menurut Alfi, aparat kepolisian masih bekerja di lokasi untuk mengungkap penyebab insiden tersebut. Selain melakukan olah TKP, polisi juga berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan pemerintah setempat untuk mengamankan lokasi serta mendata kerusakan bangunan.Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum menyampaikan dugaan awal penyebab ledakan. Proses penyelidikan masih berlangsung dan hasilnya akan diumumkan setelah investigasi selesai.
Masyarakat diimbau tidak memasuki area yang telah dipasang garis polisi serta tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan hingga ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.